Archive for July, 2007

Tuesday, July 31st, 2007
 

Malam…
Cahaya
pagi masih lama untuk memperlihatkan keberadaannya dan mentari masih
tersembunyi untuk menampilkan wajahnya.. Kutelusuri perjalanan malam
ini dengan tubuh terbungkus oleh dingin, dan kesendirian terikat dalam
sepi… kulewati masing-masing rumah dan kulihat disetiap jendela rumah
masih dihiasi cahaya lampu ruangan… mungkin mereka sedang melaksanakan
aktivitasnya yang berbeda-beda. Menonton TV, bersenda gurau dengan
sanak keluarga, bahkan ada yang sudah terlelap tidur dan terbalut oleh
mimpi…

 
 

Suara
jangkrik yang khas pun mulai terdengar semenjak magrib tadi..kelelawar
malam telah menampakkan eksistensinya…mereka tercipta untuk melakukan
tugasnya dengan baik…Pohon-pohon disepanjang jalan tampak hitam kelam
dan terlihat angker…Agh!! Apa peduliku? Dulu khayalanku ketika kecil
memang pintar merangkai pola.. sehingga aku pun dilanda rasa
takut..cerita-cerita mistik yang dahulu terdengar segar tentang
makhluk-makhluk yang bergelantungan di atas pohon kini seakan-akan
habis terserap sari-sarinya dan mulai menyusut menjadi sebuah cerita
hambar bagiku…entah tujuan mereka melakukan itu untuk apa?
Istirahatkah? Atau sekedar iseng untuk menakuti para pengecut?. “Aneh…”
fikirku, dahulu aku sering ditakuti oleh hal itu semua.. entah mengapa
kini aku seakan tak peduli dengan itu…

 
 

Satu
hal yang seharusnya aku takuti..DIA…dan satu hal lain yang harus ku
taubati…dosa…yah…dosa yang sering kuperbuat…entah itu yang
kusembunyikan bahkan yang kuperlihatkan, karena konsekuensi setelahnya
begitu berat untuk kuterima…namun untuk apa terciptanya sayap? Sayap
takut dan harap…dan dibalik rasa takutku…aku pun berharap bahwa
AmpunanNya begitu luas..itu harus seimbang..dan aku hanya bisa berharap
‘AmpunanNya’..karena semakin banyak titik-titik kelam itu melekat…maka
diriku akan semakin gelap.

 
 

Malam…

 

Aku
sedang takjub…di atas sana ada cahaya bulan penuh ¾ dengan ditemani
sahabat bintang yang berjejer yang tak membiarkan sang bulan berada
dalam kesendirian…sungguh indah suasana ini…kendaraanku terus melaju
untuk mencapai tujuan..ketika terdiam, udara sama sekali tak
mengusikku..berbeda ketika aku melaju kencang..mereka semakin
menggelitik dan perlahan-lahan mereka menyambar tubuhku dan
menggerogotinya dengan suhu dingin…jaket ‘anti dingin’ yang kupakai
berlapis-lapispun kini mulai kewalahan versus udara malam..bahkan
sarung tanganku pun akhirnya mengalah…dan aku menikmati dingin..Di
sekitar, tampak sedikit intensitas kendaraan yang melaju.. dan kini aku
pun bermain dengan diriku…

 
 

‘Teman…di manakah mereka?..kini temanku adalah dingin dan sepi…begitu nyata..dan aku diuji oleh kekurangan jiwa…’

 

Tersenyumku akan keadaan..semua bertanding melawan waktu..dan semua sibuk akan urusannya…

 

Dan tetes demi tetes air keluar dari mataku…sambil ku melajukan kendaraan dalam perjalanan malam..

 
 

‘Ya
Tuhan..inilah aku..tak ada yang bisa kupersembahkan padaMu..selain
jamuan kelalaian dan kesalahan yang sering kuperbuat, semuanya pergi
memenuhi kepentingan diri…kini kusadari bahwa tak ada yang
sejati…sungguh… kini sungguh aku sadar bahwa kesejatian adalah label
UntukMu…hanya MilikMu…Bantu aku ya Allah untuk mencari kesejatian…’

 
 

Dan kini temanku adalah malam dan dingin…

 
 

Alhamdulillah….

 

Astafirullahaladziim..

 

wasalam

dzihni firuz