Archive for the ‘cerpen’ Category

Pohon Duren Vs Pohon Nangka

Monday, October 30th, 2006

Alkisah ada sebatang pohon duren  n pohon nangka (sebatang duren  + sebatang nangka = dua batang
pohon)—(pake alkisah segala…yah biarin atuh, biar ghayya ceritanya)…Dua pohon itu tuh sama2 saling ego, gak mau
kalah, narsis abis n pede lah….kalo ketemu suka ngajak debat…(eit tunggu dulu
lint…emang pohon bisa ngomong??? Trus pohon bisa ketemuan?? …dimana2 juga dari
dulu pohon mah diem aja…gak pernah jalan2…–eh protes lagi….kan namanya juga
alkisah…pura2nya bisa ngomong lah…udah Jepp…jangan protes lagi…)

Sekarang serius pengen cerita :

Pohon duren bilang :

Eh Nang!! (panggilan buat nangka)…dimana-mana
aku itu dicari orang, udah wanginya khas, dagingnya manis, harganya
bonafit…bisa dibikin dodol duren,apalagi coba yang kurang dari aku??

Si
Nangka ga mau kalah:

Apa?? Ga salah denger nih?…kulitmu aja lebih
tajem dibanding kulitku…cucuknya aja bisa bikin luka orang…liat kulitku donk
Dur (panggilan buat Duren)…kulitku seenggaknya kecil2, ga bikin luka…apalagi
dagingku…bisa jadi bahan cendol, es teller, es campur…bahkan kamu tau
Dur…Cendol Elizabeth yang terkenal sekarang kan karena ada aku nya juga…coba
kalo kamu jadi campuran cendol…duh gimana rasanya tuh…

Pohon duren:

Eh kamu ga sopan yah ma aku Nang!!…batangmu
dibanding batangku juga tinggian siapa hayyo!…buahmu gampang dicuri org, dengan
mudahnya mereka tinggal manjat pohonmu dikit…yah gak ada tantangannya lah…Coba
pohonku…Udah tinggi, orang2 mana berani mau mengambil buahku, kecuali kalo aku sudah
matang baru aku ngerelain diri buat ngejatuhin buahku…

Pohon
Nangka:

Dur…emang kefikir ga sih ma kamu…sampai saat
ini, ada gak pewangi ruangan yang bahannya dari dirimu?? Belum ada kan?

 

Pohon
Duren:

Nang!!…kamu ko ngomong kaya gitu kaya yg kamu
sendiri dipake aja…sampai saat ini aku juga belum denger ada pewangi ruangan
aroma nangka…

Di dalam perdebatan sengit ini datang
sebatang pohon Apel….

Pohon
apel bilang:

Selamat pagi teman2ku…(dengan wajah riang
apel menyapa (“,) )…sepertinya lagi pada akur gini yah…memang kalo soulmate itu
bagai pinang dibelah dua….aku jadi ingin bergabung dengan kalian…

Pohon
Duren:

Hei Pel!!!(panggilan untuk apel..—kasian
banget panggilannya–) Lihat lah yang jelas kita itu lagi apa??! Wajah cemberut
begini kamu bilang kita sedang akur?? …

Pohon
APel:

Maafkan aku….tadi hanya menyindir saja…kalau
boleh aku tau apa yang terjadi dengan kalian?

Pohon
nangka:

Begini Pel…aku ingin Tanya, dibanding aku
dengan dia (nunjuk ke duren)…Kamu lebih Pilih yang mana? Siapa yang berkualitas diantara
kami? Aku atau Duren?

Pohon
Apel:

Kalian kayak anak kecil ih…memangnya kalo
sudah dibilang salah satu dari kalian yang lebih berkualitas, ada
manfaatnya??…Eh tau gak Dur….Nang,,,,,,, Aku dan kalian itu tak ada
apa2nya…kita ini hanya makhluk ciptaan…setiap kita pasti ada kekurangan atau
kelebihan…dan menurutku kalian itu mirip loh…

Pohon
nangka:

Pel…kamu jangan bercanda!!…mirip dari
Hongkong??….

Pohon
Apel:

Eh…gak ada salahnya kan…kalau kalian bersatu n saling mengisi
kekurangan justru itu yang memberi kekuatan….kita kan sama2 buah2an…kita berbuah kan untuk kepentingan orang banyak…ada orang
yang suka Duren tapi ada juga orang yang tidak menyukai mu
Dur…karena mungkin wangi mu…tapi aku tak bermaksud apa2 ko..bahkan aku pun tak
punya duri…tapi kita sendiri mempunyai fungsinya masing2…Jadi kenapa kita harus
mencari siapa yang menang n siapa yang kalah? Bagiku…bukan itu yang patut kita
perdebatkan…tapi justru kita harus berlomba2 agar bisa berbuah dengan baik
untuk menghasilkan buah yang lezat dan manis agar orang2 bisa memanfaatkan buah
kita….

Pohon
Duren:

Omonganmu ada benarnya juga Pel…memang
sih…aku dan nangka memang makhluk ciptaan Tuhan…tapi aku ingin membuktikan
kalau aku juga pohon yang bermutu…

Pohon
Apel:

Dur…Kembali pada omonganku tadi…kita itu
punya fungsi masing2…kita semua bisa dikatakan bermutu juga kita bisa
menghasilkan buah yang lezat, tidak membedakan kamu dengan nangka, begitu pun
aku…sudahlah…kita semua sama2 berbuah,,,tak perlu mencari kekurangan dan
mencari siapa yang paling baik diantara kita…toh Tuhan yang Lebih Tahu…dan
Berhak Menentukan siapa yang terbaik diantara kita….

Akhirnya…perdebatan itu pun mencair,,,Durenn Nangka pun akhirnya berpelukan…(kayak
teletubbies aja)…n mereka (apel,duren, n nangka) sama2 meminta maaf…

 
(Yah….Ko endingnya gak rame gini sih!!…yah
seenggaknya ada jotos2an gitu kek…biar rame n ada klimaksnya….—Ye ini kan cuman cerita,,kalo mo ada jotos2an mah
nonton sinetron aja atuh…jangan baca cerita kayak gini…hehe becanda
denk—ngomong sendiri,,jawab sendiri—..)

 

Wasalam

Dzihnifiruz

Dinding yang Berlumut….

Friday, October 27th, 2006

AssWw…

Beberapa
minggu ini aku tak lagi mengetik sesuatu…namun pagi ini aku
meniatkan diri untuk itu.

Bulan
yang sangat berbeda, kesempatan yang tak pernah kuperoleh sebelumnya
Memang aku kini semakin yakin,,bahwa apa yang terjadi dalam kehidupan
kita itu adalah atas izinNya…semua hanya bisa memuji apa yang ada
dalam topengku…tapi tak seorang pun mengetahui apa yang berada
dibalik ini..Sungguh pengalaman yang tak akan aku lupakan…Carilah
orang yang mengetahui diri kita melebihi kita sendiri…

Dinding
yang Berlumut….

Sudah
21 tahun aku tinggal di daerah perkotaan, suatu komplek perumahan
yang cukup membuatku nyaman untuk aku tinggal-i… dikota ini lebih
maju, teknologi lebih mutakhir,bangunan kota pun berjejer di
mana-mana, mall-mall, tempat perbelanjaan, sehingga apa yang aku
butuhkan aku tinggal pergi ke tempat itu. Aku cenderung menyukainya,
karena fasilitas yang aku inginkan selalu tersedia…bisa dikatakan
aku lebih mengenal daerah perkotaan. Aku sama sekali tak mengenal
bagaimana suasana pedesaan yang apa kata buku yang kubaca,
menceritakan suasana yang tenang dan masih natural,,karena aku
sendiri sudah dicekoki semua yang berbau kota…


Kata
kakekku dulu sewaktu aku kecil, rumahku sangat bersih, cat temboknya
masih terlihat putih dan cerah, hingga semakin berjalan waktu dinding
tembok dihalaman rumah selalu kena hujan lama-lama tembok itu semakin
berlumut. Aku tak pernah menghiraukan sama sekali. Setiap aku pulang
ke rumah dari aktivitas2 perkotaanku, aku hanya menjumpai tembok itu
mulai ditumbuhi lumut..Sebenarnya aku menyadarinya namun sama sekali
aku tak menghiraukannya, tak ada inisiatif untuk membersihkan tembok
itu. Bagiku ini bukan suatu masalah yang serius…

Suatu
tahun, sekitar tahun 2003, teman-temanku berkunjung ke
rumahku..Mereka bilang rumahku cukup enak untuk menjadi tempat
tinggal, hanya saja mereka memberi saran kepadaku kalau halaman
rumahnya coba ditanami oleh rumput dan hiasan2 bunga agar terlihat
lebih hidup. Dan aku pun mengikuti saran dari mereka..Aku mulai
menanami rumput ke tanah yang masih kosong oleh sesuatu yang berwarna
hijau, dan pot2 bunga..Menurutku saran mereka adalah suatu ide yang
bagus. Dan tiap sore aku selalu menyiraminya…

Tahun-tahun
semakin berlalu, ketika orang2 berkunjung ke rumahku, mereka hanya
memuji akan halaman rumah yang telah ditumbuhi oleh bunga2 yang
berwarna-warni…bahkan aku pun semakin terbuai dan lebih bersemangat
untuk semakin memperindah halaman rumahku..Namun dalam hatiku
sepertinya hal itu tak perlu lagi, karena secara kasat mata halaman
rumahku sudah cukup enak dipandang,,setiap malam aku duduk di koridor
teras rumahku. Aku memandangi halaman yang diterangi oleh lampu
taman, sehingga terlihat indah dalam pandangan…Aku berkata dalam
hati “ternyata indah juga jika dihiasi dengan tumbuh2an”…aku
berfikir sepertinya ada yang kurang dari sekitar namun aku tak
menemukan solusi.

Hingga
keesokan haripun tiba, Seorang bapak tua datang mengunjungi rumahku,
aku tak mengenali beliau sebelumnya, hanya saja wajah sang bapak tua
terasa tak asing bagiku..Ketika ku duduk di koridor teras
rumah…Beliau hanya mampir dan berkata padaku

Bapak
tua
:
Assalamualaikum Dek,,,halaman rumahnya indah
sekali,,,,

Aku : Waalaikumsalam
wr wb,
Terimakasih pa…Silakan masuk (–dan
bapak tua pun masuk n duduk–) pa…menurut
saya malah sepertinya ada yang kurang pa…justru ada yang perlu saya perbaiki, tapi saya tak tau apa itu

Bapak
tua
  : Boleh bapak kasih saran dek?
Aku : dengan
senang hati pak..apa itu?

Bapak
tua
: Adek lihat…halaman ini sangat indah, rumput tekinya
hijau dan segar, terasa bau tanah yang selalu disiram..pot bunganya
berjejer dengan warna bunga yang bermacam2, ditambah sebuah
lampu taman  yang sederhana namun pas untuk disimpan di sana…

Aku 
 : Ya
pak…setiap hari memang saya menyempatkan diri untuk menyiramnya.

Bapak
tua
: Apakah adek lihat?…dinding itu?? (–bapak
tua pun menunjuk kepada dinding yang berada di daerah samping
koridor–)menurut
bapak dinding itu berlumut…dan sangat lembab..adek tau? Lumut itu jika dibiarkan akan merusak pori2 dinding, bahkan bisa merembes ke dalamnya…kalau adek biarkan selama bertahun-tahun..mungkin
dinding itu akan rapuh dan rusak.

Aku
  : Ehmm…benar
juga pak…ga enak dipandang,,,tapi kenapa saya tak penah menyadarinya yah pak…jadi apa yang harus saya perbuat?

Bapak
tua
 : bersihkan dinding itu dari lumut…kerik dan amplas
sampai halus, kalau bisa adek cat agar bersih,,sehingga jika
dinding itu bersih, bapak yakin, insya Allah rayap atau binatang
lain pun tak akan merusaknya.asal adek bisa menjaganya..

Aku : ehm…pa
terimakasih sarannya…sungguh sangat bermanfaat bagi saya…bertahun2 saya mencoba memperindah taman ini, namun karena
izin Allah telah mempertemukan saya dengan bapak…saya tersadari
oleh kalimat bapak…saya pun harus membersihkan dinding ini dari
lumut yang menutupinya…terimakasih pa :)

Dan
perbincangan pun berakhir,,Bapak tua pun pamit dan pergi entah
kemana…
Dialog
yang cukup singkat, namun atas izin Allah aku dipertemukan oleh bapak
tua itu…

Terimakasih
Ya Allah, atas kesempatan yang Allah berikan padaku…

Semua
melihat indah dengan kasat mata…tapi hanya orang yang DikehendakiNya yang dapat
melihat dengan penglihatan yang sesungguhnya…

 

Wasalam

dzihnifiruz

 

Pagi Ini Aku Sangat Gelisah!!! HUH…

Saturday, August 26th, 2006

Pagi
ini aku sangat gelisah…huh sungguh kesal!!, kenapa sih pakaian yang
kukenakan kini ada yang sama dengan orang tadi…padahal ini pakaian
yang aku pilih…dan aku sampai mengeluarkan kocek sebanding dengan
uang jajan yang dikeluarkan temanku itu…

Dasar!!
Emang pembajakan muncul dimana-mana…kalo kata aku sih tuh orang
pasti beli di pasar mangga dua yang harganya cuman 40 ribu perak…tp
malunya itu loh…gak kebayang…ampun deh!! Untung saja aku langsung
lari cepet n leganya cowokku ga tau kalo aku ngehindar dari org
tadi…uh kebayang deh gak ketulungan kalo ketauan aku berbusana sama
ama orang lain…

Untuk
besok2 aku ga mau deh salah cari model baju…kalo bisa pun aku
pengen banget ngedesign tiap baju yang pengen aku pake…cuman
waktunya itu loh…mepet…jadwal kuliah aja dah keteteran…bahkan
waktu untuk doi aja dah abis…gimana mau ngedesign baju…apalagi
baju muslim yang bermodis asal syar’i…

Iya
sih aku ngaku…kalo aku sebenernya berasal dari keluarga yang
standar2 aja…bukan berasal dari papih mamih yang rada konglo
gitu…btw aku tuh ga mau kalo aku pengen berada di bawah standar ama
temenku itu…untungnya bapak ama ibu sayang banget ama aku…

Mungkin
karena aku anak satu2nya perempuan dan bungsu dari 3 bersaudara
diantara kakak2ku yang semuanya cowok, jadi bapak mau beli sebuah
mobil untuk aku gunakan pergi kemana2, sedangkan yang bikin aku
seneng tuh kalo kakak2ku bersedia mengalah demi aku…

Thanks
bro!! aku seneng banget deh punya kakak yang pengertian kayak dikau2
smuanya!!…

seenggaknya
gengsi donk kalo pake angkot…ih amit2…apalagi baunya itu…bikin
ga tahan aja!!…tapi jujur ko…dulu sebelum punya boil alias
mobil…aku masih pake angkot ko…yah walau sedikit tengsin…tapi
khayalanku punya mobil akhirnya kecapei juga, biar orang bilang
seenggaknya aku bokay alias orang berada…memang tangisanku membuat
bapak dan ibu tak tega dengan anaknya ini…

Sempat
suatu hari aku pulang dari kampus dan ternyata bapakku memang berniat
meminjam mobil hanya sehari…yah akhirnya aku naek angkot
juga…lagian aku lupa lagi harganya berapa..untung aku selalu
ditemenin ama temanku itu…jadi setidaknya ada obrolan yang gak
bikin boring kalo lagi diangkot…

Difikir2
kenapa yah ortu n kakak2ku mau banget ngerelain semuanya demi aku,
sampai bapakku sendiri untuk pergi kerja malah menggunakan angkot
menuju kantornya,,,apa mungkin karena aku cengeng kali yah…kalo ga
dibeliin apa yang aku minta pasti aku teriak n marah sampe paling
bentar 1 minggu pasang tampang cemberut n selalu membanting pintu
mana pun dirumah..

Kalo
akhirnya permintaanku terpenuhi…baru deh aku ceria
kembali…hehe…emang sih aku ngegemesin…ih narsis amat sih…yah
biarin lah kali2…lagian emang aku pede ko…n orang2 aja bilang
kalo aku punya self confident yang lumayan tinggi dan satu slogan
dalam hidupku…”yang penting keren”…tapi justru itulah
yang ngebuatku tambah lebih cantik…

Aku
ingat waktu aku pertama kali dijilbab…teman2 banyak yang
memujiku…yah gimana gak…semakin nambah aja rasa percaya diri
aku…emang mungkin aku bernasib mujur kali yah…pacar ada, keluarga
baik semua..mobil dah kesampean…

Tapi
anehnya ko aku sendiri ngerasa ga tenang aja…apalagi kalo udah
menyangkut ama omongan orang…

Ada
tetangga iseng yang sempat bilang pada ibuku kalo aku suka bawa
cowokku kerumah..trus pake alesan aku berjilbab lah yang katanya gak
pantes berjalan berduaan ama cowok…dasar norak!! tuh tetangga iseng
banget sih mulutnya!!.. yah wajarlah!! justru cowokku itu berniat
baik pengen kenalan ama ibu dan ayahku…apalagi dengan niatnya yang
serius ingin melamarku …

Tapi
yah omongan tetangga memang ada benernya juga sih…apalagi waktu
semua keluargaku ga ada dirumah…eh salahnya aku malah minta doi
agar dateng ke rumah, karena aku ngerasa kesepian…ya udah akhirnya
doi mo dateng…tapi sampe saat ini yang aku sesalkan kalo dulu kita
berdua sempet kebablasan…

Dasar
setan!! maunya ngebisikin aja…bener sih aku nyesel dan cowokku juga
bilang kalo dia nyesel udah berbuat itu…tapi anehnya kita gak bisa
ngelawan perbuatan itu lagi kalo kita lagi berduaan n dalam suasana
yang mendukung…untungnya emang sekarang aku bener2 nyesel…n ada
baiknya kalo ternyata kita sekarang sudah ada komitmen ingin menikah
untuk menghindari perbuatan itu…

Tapi
yang jadi masalah lagi cowokku itu sama sekali belum kerja…dan
masih kuliah lagi…seenggaknya masa depannya belum menjamin
deh!…sebel juga sih… eh jangan salah loh, kenapa saat ini aku
masih bisa pertahanin doi…yang aku suka dari dia tuh…biar gitu
juga cowokku orang yang soleh…sholatnya aja jarang ketinggalan…..

Oiya…saat
ini aku gi kefikiran ama temen kampusku…yang bikin aku berani
bilang kalo dia itu aneh!!…kalo dibilang masalah materi sih ortunya
punya…bahkan kalo diliat rumahnya juga ga kalah besarnya ama
rumahku, bahkan mungkin lebih besar dikit, perabotan rumahnya pun
bisa dibilang mendukung lah…tapi yang aku gak habis fikir, temenku
itu orangnya gak bisa memanfaatkan fasilitas yang udah ortunya
sediain…

iih
bodo banget deh!! Kalo aku jadi dia, pasti aku gunain fasilitas
sebaik mungkin, bahkan kalo misalkan dia minta beli mobil ke ortunya
juga mungkin bisa kesampean….dulu sewaktu aku masih pake angkot
kalo pulang ke rumah dengan temanku itu…kita sempat cerita
panjang…yang aku liat dari penampilannya sih tertutup,,,tapi2
ssstt….modis juga kagak!!

Aku
Tanya ama dia kalo beli baju berapa bulan sekali…dia hanya
tersenyum, trus aku Tanya…punya pacar atow gak…dia hanya
menggelengkan kepala…aku Tanya kenapa alasannya…dia cuman
jawab…”lagi berusaha untuk menjalani aturan”…aku sih ga
ngerti maksudnya apa…hehe…dasar!! Ada2 aja tuh orang…gak bisa
menikmati apa yang datang ke dia…

Kalo
diliat dari parasnya…anaknya cantik sih…cuman dandan aja kayanya
kelupaan tuh!!…paling bedak ama pelembab…hehe lucu juga…makannya
heran juga ko banyak yah cowok2 yang suka ama dia…penampilan aja ga
keliatan mendukung, baju sepatu bahkan tas yang dipake aja ga
bermerk…pengalaman pacaran aja not yet…aduh prihatin…hehe..
kasian banget deh!!

Ko
ada yah orang kayak gitu???…eh wait!!! apa karena dia pake sesuatu
kali yah??!! Yang aku tau sih seleb aja sekarang dah pake susuk
modern yang bikin tuh seleb jadi menarik…ah tapi gak mungkin
lagi…kalo ternyata dia pengen dianggap menarik juga pasti dia pake
baju2 yang modis n dandan yang cantik…sampe saat ini aku sendiri
belum menemukan apa sih yang bikin cowok2 pada ngeliat dia…

Dasar
cowok!! Cowoknya aja kalee yang ga bisa ngebedain mana yang bening
apa kagak….eh bentar2…tapi kalo aku telusuri lebih dalam emang
kayanya ada sesuatu aja kali dari temanku itu…apa karena
kesederhanaannya itu kali yah…atau mungkin dia anak yang baik
hati??!!

Ah
udah ah!!..pusing amat mikirin dia…

yang
pasti untuk besok aku pake baju apa yah???…

Huh!!
Bete deh…

Ibuuuuuuuuuuu….help
me please….!!

 

 

Note:…

hehe…yah
kalo diliat lagi kejadian diatas…pasti gak asing buat kita…bahkan
tanpa kita sadari itulah kejadian sehari2 yang selalu kita
jabanin….apa mungkin tiap hari ataupun setiap saat…kalo misalkan
hati kita transparan dan bisa diungkapkan dengan sebuah tulisan,
mungkin tulisan itu tak cukup dengan segala keinginan2, prasangka buruk,
iri hati, hawa nafsu, bahkan syahwatiah yang terpelihara di
dalamnya.…mungkin tanpa kita sadari, kitalah orang yang seperti
itu…astagfirullahaladziim…

 

mengambil
kutipan dari beberapa ayat:

menyangkut
soal syahwat:

Qs:
Ali Imran 3:14

Dijadikan
indah pada pandangan manusia kecintaan kepada apa2 yang diingini,
yaitu wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas,
perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak, dan sawah ladang.
Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di Sisi Allah lah tempat
kembali yang baik

 

Mengenai
Hawa Nafsu:

Qs:
Al-furqan 25:43-44

Terangkanlah
kepadaku tentang orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai
tuhannya. Maka apa kamu dapat menjadi pemelihara atasnya?..

Atau
apakah kamu mengira bahwa kebanyakan mereka itu mendengar atau
memahami? Mereka itu tidak lain, hanyalah seperti binatang ternak,
bahkan mereka lebih sesat lagi jalannya (dari binatang ternak itu)”

Qs:
Al-Jatsiyah 45:23

Maka
pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai
tuhannya dan Allah membiarkannya sesat berdasarkan Ilmu-Nya. Dan
Allah telah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan Meletakkan
Tutupan atas penglihatannya? Maka siapakah yang akan memberinya
petunjuk sesudah Allah (membiarkan sesat).Maka mengapa kamu tidak
mengambil pelajaran??

 

Mengenai
kafir:

Qs:
An-Nahl 16:107-108

Yang
demikian itu disebabkan karena sesungguhnya mereka mencintai
kehidupan di dunia lebih dari akhirat, dan bahwasanya Allah tiada
memberi petunjuk kepada kaum yang kafir

Mereka
itulah org2 yang hati, pendengaran, dan penglihatannya telah Dikunci
Mati oleh Allah, dan mereka itulah orang2 yang lalai

 

Allahualam
bis shawab….

 

 

Wasalam

Dzihni
firuz

Surat Sinta untuk Kakak….

Thursday, February 9th, 2006

Assalamualaikum ka Rina…lama tak bertemu….bagaimana kabar kakak di sana…sepertinya enak yah tinggal di desa…waktu sinta ke sana, Sinta tak ingin lekas pergi…sinta merasakan suasana yang sejuk..apalagi udaranya cukup segar, sawah-sawah yang membentang luas, ketika pagi matahari bersinar cukup indah dengan warna yang jingga seolah-olah mengajak senyum kepada sinta…Sinta tak lupa juga dengan bu rahayu, pa dirjo, pa sudi, pa isra, bu lastri, bu sri, dan masih banyak lagi, mereka orang-orang teramah yang pernah sinta temui..Baik, sopan, suka membantu sinta ketika sinta butuh pertolongan..pertolongan yang terlihat tulus yang sinta rasakan. Apa lagi sinta ingat waktu pa dirjo mengajak sinta membajak sawah dengan kerbaunya..ih sinta sih hanya melihat saja,takut sama puro si kerbaunya pa dirjo…tapi pa dirjo selalu ceria padahal sinta tahu ko kalo pa dirjo itu capek dan lelah apalagi ketika menjelang siang bu lastri membawa makanan ikan asin, tahu beserta sambal dan lalab untuk pa dirjo, sinta ditawarin makan juga ama bu lastri..ehmm makanannya enak sekali..wah kayak mamah yang selalu menyediakan minum dan menemani papah sehabis pulang dari kantor…Oia bagaimana kabar mereka? salam yah buat mereka…sinta kangen banget..seandainya sinta boleh punya orang tua yang banyak,sinta ingin sekali mereka jadi orang tua sinta selain mamah dan papah sinta tercinta..

Tapi sekarang…sinta gak kuat di sini kak…di perkotaan..pagi2 aja ketika sinta pergi ke sekolah, asap kendaraan bercampur dengan debu sudah menjadi pemandangan yang biasa…apalagi ketika sinta mengajak senyum sama orang2…mereka anggap sinta orang aneh…padahal sinta kan pernah dibilang sama kakak…”kalo senyum itu ibadah, kalo kita ikhlas kita dapat pahala…”…Sinta ikhlas ko kak…senyum kepada mereka…tapi mereka malah mengernyitkan keningnya…ada yang bilang juga,, sinta sakit ya?…tuh kan kak, sinta jadi serba salah…jadi harus gimana kak?…

Ka Rina…kalo sinta dibolehin sama papah dan mamah..Sinta mau ko tinggal di desa..Sinta ingin ketemu sama kakak dan orang2 di sana. Sinta ingin sekali merasakan kesejukan udara disana, mendengar suara jangkrik, kicau burung, dan ingin ke sungai dangkal dekat sawah yang mengalir cukup deras..Ingin ketemu puro lagi…kerbau yang selalu setia menuruti pa dirjo membajak sawah…ko pa dirjo bisa yah mengendalikan kerbau sebesar itu?..bayangin sinta aja kalah besar dibanding dengan puro…hehe sinta kan bukan kerbau…sinta bukan binatang yang mau disuruh..

Kalo di sini..sinta ga enak ka…walaupun temen sinta banyak dan baik2, tapi tiap ada musim roller blade pasti semua anak kepingin beli, trus kalo ada yang beli boneka Barbie pasti yang lainnya gak mau kalah beli…nanti kalau ada yang punya boneka Barbie dengan harga murah pasti dia ditinggalin dan gak diajak main…untung papah bisa ngebeliin sinta boneka barbie yang bagus dan terbaru..tapi sinta kasihan dengan Riri teman sinta, Riri gak bisa beli…makannya Riri gak ditemenin gara2 gak punya boneka Barbie…kalo sinta temenin Riri…ntar sinta dijauhin temen2 kasihan juga Riri.

Sinta gak betah kak…bermain seperti itu…masa temenan aja harus milih ini kalo dia punya Barbie baru ditemenin, kalau ga punya malah dijauhin…apa itu yang namanya temenan?? Makanya apa sinta harus temenan sama pa dirjo dan bu lastri lagi…? Sinta kan masih kecil kak…sinta masih butuh nasehat dari kakak dan orang tua sinta…

Ka Rina gak bosan kan baca surat dari sinta? Semoga gak pernah bosan yah..soalnya sinta mau cerita sama siapa lagi? Sinta gak bisa cerita sama papah dan mamah, soalnya papah sibuk kerja dan pulangnya malam sedangkan mamah ngajar mahasiswanya dan pulangnya sore, sepertinya papah mamah capek dan lelah …di rumah paling ada mbo ijah, sinta gak bisa cerita sama mbo ijah…malah sinta sering dengerin ceritanya mbo ijah..hehe…

Ka…pernah sinta bilang sama papah “boleh gak sinta pindah ke desa dan tinggal sama ka Rina?”, tapi papah jawab kalo sinta di desa, sekolahnya gak ada yang bagus…yah sinta sih mesti nurut perintah papah…Tapi tau gak ka…kalau sinta berfikir…kenapa yah dikota orang2nya banyak pinter karena sekolah setinggi-tingginya…tapi wajah2 mereka banyak yang serem ga suka senyum…beda sama orang2 di sana…mereka ada yang gak tamat sekolahnya, tapi banyak yang baik sama sinta dan suka nolongin sinta…berarti orang baik gak diliat dari pendidikan sekolahnya kan ka?

Ka Rina…Sinta masih kecil…sinta butuh waktu…kalau sinta sudah besar nanti…sinta ingin jadi anak yang mandiri..dan bisa memilih,tapi untuk saat ini buat sinta tak ada tempat yang terindah selain di desa…dan sinta ga punya uang buat pergi ke desa…lagian papah sama mamah pengen sinta sekolah dulu…tapi doain sinta yah ka…supaya cita-cita sinta yang jadi dokter bisa terkabul…ntar kalo sinta jadi dokter, sinta pengen buka klinik di desa…dan menjadi dokter yang hebat..jadi kalau ada orang yang gak mampu bayar…sinta gratisin deh…hehe…Yah kalo bisa juga semua orang di desa yang berobat di klinik sinta…ntar sinta gratisin…hehe..ntar ka Rina juga bisa gratis…hee…

Sinta harap doanya…semoga sinta bisa ketemu ka Rina lagi…jujur ko ka…sinta ga betah di kota…doain yah kak…biar sinta bisa seperti orang2 di sana..yang suka nolong, suka ngajarin sinta mengaji, sholat berjamaah, dan masih banyak lagi,,

Ka Rina sesekali ke sini donk…sinta pingin diajarin ngaji sama ka Rina…soalnya disini sinta belajar pelajaran sekolah melulu…bosen sinta…eh gak boleh bosen yah :P…ditunggu yah kak…tapi kalo kak Rina ga bisa ke sini…ya gak apa2,sinta aja yang ke sana…insya Allah…kalau Allah mengizinkan….

Kak…udah dulu yah…jangan pernah bosen baca suratdari sinta…maafin sinta yah kalau sinta punya salah sama kakak..gak bermaksud ko…sinta sayang kakak ; )

Wasalamualaikum Wr.Wb


Dzihni  Firuz^_^

Si KEciL

Monday, December 19th, 2005

Alit…nama sosok anak kecil yang bertubuh mungil…”nama yang sesuai” dalam hatiku berbicara..Tak aneh lagi…satu dari sekian sosok anak kecil yang terpilih untuk merasakan betapa beratnya kehidupan yang dihadapinya…Kota Metropolitan yang telah menuntut setiap orang untuk mencari kebutuhan hidup yang semakin modern. Namun tidak untuk seorang Alit..Anak kecil itu kira-kira berumur antara 3 sampai 4 tahun..Ia sering tertidur..

Sepulangku dari kampus, aku sering melewati pusat perbelanjaan yang tak mungkin aku hindari lagi…trotoar yang kini sudah harus dilewati orang2 yang berjalan untuk menuju suatu tempat,kini sering ditiduri oleh sejumlah anak kecil yang bernasib sama dengan alit..

Suatu hari ketika sang surya sedang berada tepat di atas kepalaku..aku berniat untuk membeli suatu barang pesanan ibuku…kebetulan kampusku berada di pusat keramaia n kota Bandung.Kampusku tak jauh kira-kira berjarak 100 meter dengan mall..kebetulan aku ditemani oleh salah satu sahabatku Nina…

Ketika aku dengan Nina melewati trotoar itu, aku melihat Alit yang sedang terbaring dengan sebuah kaleng bekas untuk tempat uang pemberian orang-orang yang lewat ke trotoar…Seperti biasa, ketika aku berjalan dengan Nina, kami selalu bercerita tentang hal apapun yang terjadi, namun ketika nina sedang asik-asiknya bercerita, konsentrasiku langsung beralih kepada alit…tanpa sepengetahuan nina, dia tak menyadari bahwa teman yang diajak untuk berdialog tidak sedang menyimak pembicaraannya…Nina begitu asik dengan ceritanya..dalam hatiku“Ya…Allah..panas-panas begini ko masih ada seorang ibu yang tega untuk membiarkan anak kecilnya terpanggang di bawah teriknya panas matahari”..Namun kami berdua hanya melewatinya dan aku pun kembali untuk menyelaraskan dan menyimak apa yang Nina bicarakan tadi…tanpa memikirkan Alit kecil itu…

Itulah hidup….setiap org memiliki kapasitas persoalan masing2….tinggal bagaimana setiap individu menyikapinya….Alit adalah satu dari sekian banyak yg memperoleh keadaan seperti itu…

Wasalam

Dzihni Firuz

Me is not me

Monday, November 21st, 2005

AssWw…

Seseorang menyodorkan sebuah kartu nama….Ia sendiri tak menyadari bahkan tak mengetahui…apakah maksud dari tulisan itu yang berada di sebuah kartu nama tersebut…(tau kan lint…yang namanya kartu nama pasti isinya pengenal dari seseorang…seengganya nama,alamat,status kerjaannya,etc…gak mungkin kan kalo isinya no ktp atow sim..yee…)…Padahal ia seorang yang jenius dikalangannya..Banyak yang memuji bahkan mengakui intelegencynya…ck.ck.ck…aku sendiri saat itu cukup bingung dengan sikapnya saat itu…sosoknya begitu tenang, tak banyak omong, dan penuh karishma…itu yang pertama kali kulihat dari orang itu…Laki-laki atau perempuan??-itu mah tergantung persepsi masing2…yang pasti aku belum pernah melihatnya sekali pun …Hanya di sebuah kedai kecil ketika aku sedang menukarkan selembar uang 10 ribuan dengan uang kecil…Saat itu aku sedang butuh uang kecil…Yah bilang saja uang tukaran itu sangat penting manfaatnya bagiku…Anehnya ia tersenyum seakan-akan dia mengenalku sejak lama…–Perempuan atow laki-laki sih???– ya udah deh …ia seorang bapak yang kira2 usianya 40 taunan…Ketika itu ia tersenyum dan kuulangi kata2ku…Ia menyodorkan sebuah kartu nama…Aku yakin itu kartu nama miliknya…Kenapa aku begitu yakin dengan presepsiku? yah itu karena aku menilainya dengan rasaku…Kubaca Ternyata sebuah Nama…Anggap saja namanya bapak fulan…Wah subhanallah seorang bapak dengan gelar yang begitu panjangnya…(Weisssh)…Prof.Dr.Fulan bla…bla…bla..,Ssi,Ssc,GO,Primagama.(Ngaco ah olint!!)..Dia bertanya padaku…Siapakah orang yg dimaksud di tulisan ini? Aku bingung sama sekali,,aku tahu dialah pemilik kartu nama itu…Aku dengan lugas berkata…Itu kartu nama milik bapak…isinya ada nama bapak…Dia berkata kemudian…"Aku tidak mengenal orang ini, Sama sekali tidak mengenalnya…Tapi dia adalah aku…Namun aku benar2 tidak mengenalnya…mungkin adek bingung dengan pernyataan saya"..Dia berkata kepadaku seperti itu…Wah sungguh aku sangat bingung dengan pernyataannya…"Memangnya bapak pernah kecelakaan,,ataukah…maaf ya pak…bapa lupa dengan siapa bapa sebenarnya, istilahnya lupa ingatan"….tapi dia yakinnya berkata"Aku sangat tahu dengan diriku…tapi aku tidak mengenal diriku"….Bayangkan…dia seorang yang jenius…tapi dia tak tahu sampai saat ini dengan statusnya…Banyak orang yang mengakui, bahkan memuji….tapi entah kenapa beliau berkata seperti itu…anggaplah aku memang seorang manusia yang awam sama sekali…."Aku sendiri bertanya dengan pertanyaan yang mengikuti logikaku…"…itulah pertanyaan orang awam…Sebuah pernyataan darinya…ternyata memiliki makna yang terdalam dari sosoknya…dan aku hanya menyimpan dalam hatiku….pernyataan yang sungguh berharga…ketika ku merenung…pernyataan itulah yang bisa merubah seseorang…tp perubahan itu bukanlah karena teman,kerabat,atau siapapun….tapi itu adalah sebuah rekaman peristiwa yang diizinkan dariNya melalui beliau…

Yah sebuah pencarian, bahkan setelah berpuluh-puluh tahun pun dijajaki, tak satupun ditemuinya…butuh sebuah proses panjang untuk mengenal diri….hanya Dia yang bisa memberikan bantuan…memberikan sebuah rahmat…secuil rahmat bagiNya…merupakan anugerah yang terbesar bagiku…

Aku berfikir….setiap perkenalan antara manusia…selalu ada sifat yang paling dikenal dari setiap masing2 individu…Anggap saja Si Nona A dia orang yang cantik…karena secara kasat mata dia memang cantik…dan Nona B dia seorang yang pemarah karena disekitarnya melihat secara jelas ketika dia bersikap tak kuasa menahan amarahnya…Difikir-fikir…Sungguh Kompleks hidup itu…Unik dan cukup menggelitik…kutarik nafasku panjang…Tapi taukah aku…dibalik itu semua manusia memiliki harta yang terdalam…yang tak bisa terjangkau oleh siapapun…kecuali Sang Penciptanya…yang menciptakan kita semua?? karena dibalik sudut pandang seseorang yang menilai kita seperti apa….kita memiliki harta yang tak seorang pun tau…apakah harta yang legal atau ilegal…tapi aku percaya…bahwa penilaian seseorang terhadap rekannya…tidak sepenuhnya akurat,,,masih banyak misteri yang tersimpan didalam sebuah sosok…dan itulah kebaikan yang diberikanNya kepada kita…sungguh malu…aibku penuh namun ditutupi olehNya…aku sadar…bahkan kita sadar…Astagfirullah…kapan aku bisa mengenalNya???sedangkan aku belum mengenal diriku….rasa syukur yang tak pernah sebanding walau sedikit dengan segala nikmat dan karuniaNya….dan aku menemukan sebuah cerita bapak fulan dariku….Titel,pangkat,jabatan, bahkan sebuah pencarian ternyata tak menjamin apa pun…kecuali atas pertolongan dariNya…ya Allah….Ampuni aku…

Wasalam

DzihniFiruz