Archive for the ‘curahan’ Category

Untuk Mba Sugar dan Dek Hilmy

Sunday, November 4th, 2007

Salam…
Untuk Saudaraku di sana…

"Ya Allah, jadikanlah ia sebagai simpanan bagi kedua orang tuanya
dan sebagai simpanan yang akan memberi syafa’at (pembelaan) yang dikabulkan.

Ya Allah, tambahkanlah dengannya, timbangan kebajikan kedua orang tuanya,
perbesarlah pahala mereka, dan pertemukanlah ia dengan orang-orang yang
terdahulu dari orang-orang mukmin yang sholeh, jadikanlah ia sebagai
tanggungan Ibrahim dan lindungilah ia dengan rahmat-Mu dari adzab neraka
jahiim".

Ya Allah…Terimalah amal shalehnya…ampunilah dosanya…dan hapuskanlah segala kesalahannya…

Ya Allah…Lindungilah dan Lancarkanlah perjalanan mereka di sana…

berilah kekuatan dan ketabahan kepada keluarga yang ditinggalkannya…

===================================
Selamat Jalan mba sugar dan Hilmy….

Liriknya Bang Arso

Wednesday, October 31st, 2007

Kamis, 18 Oktober 2007
Malam ini tumben sepi banget…padahal masih jam 8 lebih 20 menit.

Jadi inget lirik lagunya Ari Lasso…”Segala yang terjadi di dalam hidupku ini adalah sebuah misteri Ilahi…”..Ga sengaja aku ngebaca-baca tulisan2 yang dulu…tulisan 3 tahun yang lalu…emang aneh sih…ko bisa yah aku nulis di mana aja…sampei saking banjirnya tulisan, ga inget tempat, asal nulis…walau itu buku bukan untuk curhat-curhatan…tapi buku tentang lirik lagu…maklum…3 tahun yang lalu seneng aja nulis2 lagu…emang mungkin lagi musimnya kali…padahal MBS (Music Book Selection) udah terbit…yah namanya juga Anak Baru Gede alias cikur mencari jati diri pengen mencari arah hidup…dulu sih cita-cita udah gede pengen jadi anak Band…tapi pas sekarang malah jadi pengen ngetawain diri sendiri…ko NgeBand jadi cita-cita ya?…tapi luchu juga baca-baca…ternyata tulisan itu ga jauh berbeda dengan topic yang sama…tapi dengan berjalannya tahun topic itu semakin berkembang…yang sebelumnya aku ga pernah nyangka bakalan terjadi seperti kejadian yang sedang dialami saat ini…Yah kalo dibikin sinetron sih…kaya Sinetron Tersanjung 6…hehe…tapi dikehidupan asli kayak gini, Adam Jordannya kagak maen…

Tulisan lalu yang kini aku baca sih masih fase-fase bertanya2…tumben…nyambung banget ceritanya…tapi entahlah…belum nemu endingnya yang pas gimana…Wah kalo aku mikirin ending dari kehidupanku…kayaknya ga kan bisa ditulis dibuku…toh abis meninggal juga kita ngalamin fase perjalanan lagi…kalo menurut nakalnya aku sih…mungkin di alam barzakh aku gak bakalan sempet cucurhatan kayak gini lagi…Ya Allah jadi takut…kebayang apa yang udah selama ini aku kerjakan…banyak yang sia-sianya dari pada yang gak sia-sianya…cuman rahmat Allah aja yang bisa Mengampuni aku….

Tulisan ini ada tokoh utamanya…aku, dia, dan mereka…tapi sih yang udah pasti sutradaranya udah terkenal banget siapa lagi kalo bukan DIA…yang telah Mengatur alur jalan hidupku…Tapi emang bener…aku ngaku deh tokoh utamanya alias aku sering bandel…kadang gak pernah ngikutin apa kata Sutradara…pengennya terserah aku aja..kapan yah aku bisa jadi pemain yang baik yang ngikutin prosedur yang udah ditentukan?…entah juga…yang pasti kalo aku terusin tulisan 3 tahun yang lalu dengan tulisan saat ini…dengan topic yang sama…yah semoga jadi dokumentasi aja…jadi pelajaran buat anak cucu…entah anak cucu aku atau orang lain….tapi aku bisa ambil kesimpulan…kalo emang apa yang kita inginkan di dunia ini…yang kita kejar itulah yang akan kita dapat atau peroleh…tapi susah juga…untuk mengejar akhirat…karena itu butuh ilmu, niat, n usaha kita yang sungguh-sungguh, n the most important atas Izin dariNya…ehmm…berat juga nulis kayak ginian…yang pasti cokpis (cocok pisan) liriknya Bang Arso (Ari Lasso) kalo segala yang terjadi di dalam hidupku ini adalah sebuah misteri Ilahi….persaat ini aku seperti ini dengan keadaan kayak gini…tapi entah esok atau esoknya lagi…apa aku masih ada di sini? Atau berhadapan dengan orang-orang yang sama? Cerita yang sama?….yah sekarang juga masih bertanya-tanya…suka deg-degan….Eh Lint…tapi gak boleh khawatir dengan masa depan!!…jalanin perhari ini…yang nyata-nyata dulu lah….tapi susah juga sih megang ungkapam seperti itu….
Bismillah….

Just For Me!!

Saturday, October 20th, 2007

Selasa, 17 Oktober 2007
04:51 Pagi

Salam…

Akhir-akhir
ini aku seolah-olah diingatkan oleh sesuatu…kalimat yang entah mengapa
membuat diriku ini tergetar…aku merasa dijewer atau disinggung oleh
kalimat ini…Bahkan ketika di rumah disaat aku menjalankan aktivitas
keseharianku, aku mendengarkan kalimat tersebut yang anehnya membuat
diriku menjadi tertarik dan ingin mencari apa artinya…yah kalimat
tersebut yang dibacakan adalah
..kalimat yang ketika aku baca di dalam sebuah surat di Al-Quran mempunyai arti “dengan memurnikan ketaatannya kepada Allah dalam menjalankan Ad-Diin (Agama)”…kalimat
yang menggelitik serta membuat terngiang2 kepalaku…Akhirnya aku
memberanikan diri untuk membuka index Al-Quran, dan ketika aku mencari
kata dari arti kalimat tersebut…ternyata kalimat tersebut umumnya
dikaitkan dengan kalimat:

· “…..mendoa kepada Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya… “ QS 29:65

· “….mereka menyeru Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya…” QS 31:32

· “…..Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya…” QS 39:2

· “Katakanlah: "Sesungguhnya aku diperintahkan supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama” QS 39:11

· “Katakanlah: "Hanya Allah saja Yang aku sembah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agamaku." QS 39:14 

· “….Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ibadat kepada-Nya…..” QS 40:14

· QS 40:65, QS 98:5…. 

Jujur…Aku
sendiri masih awam tentang makna dibalik ayat tersebut… namun
seolah-olah aku harus mencari tahu apa yang ada dibalik ayat
ini…Mungkin Allah sedang Mengingatkanku dengan cara apapun…entahlah
persangkaanku kepadaNya masih bermain…Astagfirullahaladziim…

Apa
ini mengenai tauhid?…mungkin aku harus merenung dan mengevaluasi diri
ini…entah mengapa aku serasa dicambuk karena kesalahan diriku…bagaimana
dengan kehidupanku? Apa aku sendiri sudah benar-benar beribadah dengan
murni yang menjadikan Allah sebagai tempat bergantung? satu-satunya
tempat bertaut? Ketika sholat, ketika aku melakukan berbagai
aktivitas..Apakah memang Allah lah satu-satunya yang ada dalam
sembahanku? dalam ingatanku?… Astagfirullahaladziim…

 Ya Allah…sungguh aku telah lalai dariMu….

aku tak pantas untuk melakukan ini….mungkin ini adalah ujian dariMu…hanya mungkin dan mungkin….

Aku
pernah mendengar sebuah kisah tentang seseorang yang ingin selalu
bertaut denganNya…dia selalu berdoa dan memohon dengan sungguh-sungguh
agar Allah Memberinya rasa Cinta…dan rasa cinta itu hanya untukNya..dan
ketika doanya dikabulkan..maka dalam setiap fikiran, rasa, dan segenap
aspek dirinya…hanya ada Dia dan Dia…Sebegitu Maha IndahNya Dia…orang
tersebut lupa untuk melihat aib orang, orang itu lupa untuk melihat
keburukan orang…karena dia telah mengalami rasa Cinta yang luar biasa
akanNya. 
   

Perasaan yang bergejolak di dalam diri ini…seakan-akan jiwa ini menjerit… 
 

Entahlah…apa
mereka merasakan apa yang aku rasakan?…mengapa mereka bisa mencintai
sosok selainMu dengan mudah?..sedangkan ketika rasa ini terhadap
makhluk mulai tumbuh…aku seolah-olah menduakanMu…Seolah-olah rasa ini
bermain-main diluar kehendakku…
 

Mungkin
ini kelemahanku, karena ketika aku menyelami sesuatu, serius akan
sesuatu aku seolah-olah tertarik oleh arus…aku harus berjuang
sebagaimana kalimat di atas… “memurnikan ketaatan kepada-Nya”
 

Aku
sangat bersyukur kepadaMu…atas Pemberian rasa ini…Bantu aku agar aku
bisa memaknainya dengan baik, mencintai CiptaanMu karenaMu…sebagai
persembahanku untukMu… Sungguh…aku ingin mengenalMu….

Ya
Allah…terimakasih atas apa yang telah Allah hadirkan kepadaku….Bantu
aku agar aku bisa belajar dan terus belajar…Bantu aku untuk memurnikan
niatku hanya untukMu…walau aku sadar betul bahwa aku sangat jauh untuk
mencapai tahap mukhlasin…

Hanya Allah Yang Maha Berkehendak…   

 

Allahualam Bisshawab…

        

wasalam
dzihni firuz

Kematian

Monday, May 28th, 2007

Sabtu, 26 Mei 2007

Entah
kenapa, beberapa hari ini aku diingatkan kembali dengan kematian
melalui beberapa temanku. Anehnya bukan seorang dalam minggu ini yang
berbicara kepadaku tentang kematian.

Kemarin2
aku berdiskusi dengan mba vk, membicarakan tentang kiamat Kebayang
kiamat itu seperti apa, Kota Aceh saja yang menelan hampir 200 ribu
orang membuat kita menjadi merinding melihat mayat yang berserakan di
mana-mana. Bahkan mba katanya membaca berita di suatu media cetak bahwa
Bandung bakalan terjadi gempa hebat, dan itu diprediksi oleh pengamat
BMG.

Dan
malam ini pun aku sedang mengetik sambil smsan dengan temanku Uti..Uti
sms, kalo ada temannya yang meninggal hari ini yang berumur 22 tahun
dan baru menikah 2 bulan yang lalu..Ehm, dan tak jauh kata-kata yang
saling berhubungan adalah kematian, dosa, dan ketakutan.

Dengan mereka aku berbicara soal alam barzah, soal dosa, taubat, dan lain-lain. Aku hanya bilang ke mba..”kalo memang terjadi gempa ataupun kiamat, kita siap2 aja mba dari sekarang”,, walau aku sendiri sadar betul, bahwa bekalku di sini pun sangat sedikit, bahkan mungkin tekor. astagfirullahaladziim.

Membicarakan dosa terhadap orang tua, membicarakan keadaan nanti di alam kubur..Uti bilang..”O, takut yah…kebayang kalo kita nanti ditanya malaikat di alam kubur, nanti kita jawab apa? Sedang di sana gelap gulita”…aku pun terdiam sambil merenung, aku hanya bisa menjawab secara teori, entah prakteknya nanti seperti apa..”iya
yah U..O juga sebenernya takut karena bekel O sangat minim, tapi kita
usaha aja dari sekarang, karena keadaan kita nanti di alam barzah
sangat tergantung dengan perbuatan kita di alam dunia ini
”…Huh..hanya
jawabanku…bisikku…sedang aku sendiri detik ini masih memikirkan hal
itu…Jangan takut kematian…karena jatah ajal tak dapat diajak
kompromi..ingin diperpanjang atau diperpendek sepertinya tak ada dalam
kamus kita untuk menawarnya…yang terpenting bagaimana kita berusaha
untuk mencariNya..mencari pengetahuanNya..menjadi hamba yang berserah
diri kepadaNya..

Jarang
sekali aku berdiskusi dengan mba vk seserius ini, semenjak kita sama2
berusaha belajar..mba menjadi lebih sering berdiskusi mengenai hal
itu..tentang hawa nafsu itu seperti apa?, syahwat itu seperti apa?,
mengapa kita diberi ujian?, mengapa kita harus mengembalakan hawa nafsu
dan syahwat? tentang iman, tentang taubat, blablabla..,bahkan tentang
kehidupan setelah ini..Aku sendiri senang selalu ada yang mengingatkan
soal itu..diskusi tentang segala sesuatu yang mengingatkan kita
kepadaNya..

Namun kembali lagi kepada dosa, lewat smsnya Uti bilang ‘kenapa yah kita kadang tau hal itu dosa, kadang kita nyesel eh tapi besoknya diulang lagi’,, yah aku bilang, namanya juga manusia..harus diingetin dulu baru nyadar, dah beberapa saat ngelakuin lagi (karena adanya hawa nafsu n syahwat itu)…terkadang
kita memang seperti itu…yang membuat aku tersenyum seolah-olah hari
ini kita sedang bercerita tentang pengakuan dosa, Uti bilang dosanya
seperti ini n itu, O bilang dosa O juga sama kaya U bahkan mungkin
lebih…tapi entah kenapa kita seolah2 sering dihadapkan dengan dosa
terhadap orang tua, terlebih dosa terhadap ibu. Uti cerita ke aku ’O justru U dosanya gini ,…….’ aku sendiri tak kalah ngakunya ’U,
olint justru belum bisa jadi anak yang berbakti ke ortu, belum bisa
jadi anak yang shaleh, anak yang bisa nyenengin ortu, malah selalu
bikin mereka kesel’
.. yah sama2 mengaku soal kesalahan masing2..namun itu masih sedikit dari sekian dosa yang udah diperbuat…’kapan yah bisa berubah,O?’..ehmm
aku sendiri seperti sedang berhadapan dengan cambukan, seperti
perkataan pengingat yang dilontarkan untukku dengan temanku sebagai
media..aku diingatkan kembali…”kalo kita udah usaha semaksimal
mungkin untuk berubah tapi tetep ga bisa, jalan terakhir hanya Allah
yang Bisa Merubah kita U, suatu saat kita bisa merasakan gimana untuk
menyayangi orang tua dengan tulus (tanpa ada kesal dalam hati, ikhlas),
tapi memang dosa umum anak seperti itu, suatu waktu kita bisa dihadapi
oleh perbuatan anak kita nanti seperti perlakuan kita terhadap ortu
”  astagfirullahaladziim…

Kemarin pun mba vk bilang “vika
baca buku dari O (Kupinang engkau dengan Hamdallah), kalo meninggal pas
bujangan itu dibanding meninggal pas nikah lebih baik meninggal setelah
menikah.
.”aku menanggapi “Terus?” mba vk jawab “Vika kapan nikahnya yah??”..aku pun tersenyum geli mendengarnya…hehe…”mba..mba..kalo udah waktunya, insya Allah terjadi..kalo belum saatnya yah ga akan terjadi..” vika bilang.”terus beneran gitu O…Bandung bakalan gempa besar?”. Aku jawab ”yah Olint sih bukan cenayang mba, O mah ga tau, cuman siap2 aja..kalau itu terjadi…Allahualam b s”..mba bilang “Aduh kebayang kalo mati, takut yah”..aku hanya tersenyum dan berkata “kalo seorang hamba rindu akan pertemuan denganNya,…insya Allah, Allah akan Rindu untuk berjumpa dengannya”…dalam
hatiku..hmmm..aku sendiri…bekalku sedikit sekali, dosaku banyak
sekali, apakah aku rindu ingin bertemu denganNya? Rindu yang terdalam
dan tulus dan bukan sekedar ucapanku belaka?..astagfirullahaladziim..

Ya Allah,

Ampuni dosa2ku…yang tersembunyi atau pun terang2an, yang mungkin maupun tidak mungkin, yang sadar ataupun tidak sadar…

Tumbuhkan rasa rinduku padaMu…

Beri aku kesempatan dan kemampuan untuk memahami KehendakMu..

Dari qalb dan jiwaku, bukan sekedar mulutku…

Lapangkanlah dadaku atas apa yang Engkau hadirkan ke dalam kehidupanku…

Astagfirullahaladziim AlladziiLaailaahaillallahu walHayyulQayyum WaatubuiIlaiH

Dan minggu ini ku diingatkan kembali…ingatanku pada kematian…

Tantang kematian

************************

QS Al-Araaf 7:34

Tiap-tiap
umat mempunyai batas waktu maka apabila telah datang waktunya mereka
tidak dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak dapat (pula)
memajukannya.

Rasulullah saw. bersabda, "Kematian adalah suatu hadiah Tuhan yang diharap-harapkan oleh para mukminin."(Al-hadist)

Sabda
Rasul "Kematian adalah jembatan yang menyatukan sahabat dengan sahabat"
"dunia ini surga bagi orang kafir, dan penjara bagi orang-orang
mukmin." ."(Al-hadist)

Tentang dosa

********************

Dari
Abu Hurairah r.a.: Aku mendengar Rasulullah berkata, “Jika seseorang
berbuat sebuah dosa dan kemudian berkata, ‘Ya Allah! Aku telah berbuat
dosa, ampunilah aku!’ kemudian, Rabb-nya berkata, ‘Hambaku mengetahui
bahwa ia memiliki Rabb yang mengampuni dosa dan memberi hukuman, oleh
karena itu Aku telah mengampuni hamba-Ku (dosa-dosanya).’ Kemudian ia
mencegah dirinya dari dosa untuk sementara waktu dan kemudian kembali
melakukan dosa dan berkata, ‘Ya Allah, aku telah melakukan dosa,
ampunilah aku,’ dan Allah berkata, ‘Hamba-Ku telah mengetahui bahwa ia
memiliki Rabb yang mengampuni dosa dan memberi hukuman atasnya, maka
Aku telah mengampuni hamba-Ku (dosanya).’ Kemudian ia mencegah dirinya
dari dosa untuk sementara dan kemudian kembali melakukan dosa (untuk
yang ketiga kalinya) dan berkata,’Ya Allah, aku telah melakukan sebuah
dosa, ampunilah aku,’ dan Allah berkata,’Hamba-Ku telah mengetahui
bahwa ia memiliki Rabb yang mengampuni dosa dan memberikan hukuman
atasnya, maka Aku telah mengampuninya (dosanya), ia dapat melakukan
apapun yang ia inginkan.’”(Al-hadist)

Tentang kiamat

QS Al-Araaf 7: 187


Mereka menanyakan kepadamu tentang kiamat: "Bilakah terjadinya?"
Katakanlah: "Sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada
sisi Tuhanku; tidak seorangpun yang dapat menjelaskan waktu
kedatangannya selain Dia. kiamat itu amat berat (huru haranya bagi
makhluk) yang di langit dan di bumi. Kiamat itu tidak akan datang
kepadamu melainkan dengan tiba-tiba." Mereka bertanya kepadamu
seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya. Katakanlah: "Sesungguhnya
pengetahuan tentang bari kiamat itu adalah di sisi Allah, tetapi
kebanyakan manusia tidak mengetahui."

"
Tidak akan datang kiamat sehingga waktu semakin berdekatan (semakin
singkat), setahun seperti sebulan, sebulan seperti seminggu, seminggu
seperti sehari, sehari seperti sejam, sejam seperti semenit, dan
semenit terasa hanya sekejap "(Al-hadist)

|||||||||||||||||||||||||

Dari Abu Hurairah r.a.: Rasulullah berkata, “Kiamat tidak akan terjadi hingga:

(1)
Dua kelompok besar saling berkelahi di mana akan terdapat sejumlah
besar korban dari kedua belah pihak sedangkan mereka mengikuti doktrin
agama yang sama,

(2) Akan muncul 30 Dajjal (pendusta), dan masing-masing dari mereka akan mengaku sebagai Nabi,

(3) Pengetahuan tentang agama akan menghilang seiring dengan wafatnya dari para ahli agama,

(4) Meningkatnya jumlah bencana gempa bumi,

(5) Waktu akan berlalu dengan cepat,

(6) Munculnya fitnah,

(7) Meningkatnya angka pembunuhan,

(8)
Kesejahteraan melimpah-begitu melimpahnya sampai orang-orang kaya
khawatir bahwa tidak akan ada orang yang dapat menerima sedekahnya, dan
setiap kali ia menawarkan hartanya untuk disedekahkan kepada seseorang,
seseorang tersebut akan berkata, ‘Aku tidak dalam keadaan
membutuhkannya’,

(9) Orang-orang saling berkompetisi untuk mendirikan bangunan-bangunan tinggi,

(10) Seseorang yang melewati sebuah makam akan berkata, ‘Bagaimana seandainya aku yang berada di tempatnya’,

(11)
Dan sampai matahari terbit dari barat. Maka ketika matahari terbit dan
semua orang melihatnya (terbit dari barat) mereka akan meyakini
(memeluk Islam) namun saat itu adalah waktu ketika Allah Ta’ala akan
berkata:

“…tidaklah
bermanfaat lagi iman seseorang bagi dirinya sendiri yang belum beriman
sebelum itu, atau dia (belum) mengusahakan kebaikan dalam masa imannya
…” (Qs. 6:158)

“Dan
kiamat akan terjadi ketika dua orang laki-laki membentangkan selembar
kain di depan mereka namun mereka tidak sempat untuk menjualnya, tidak
pula melipatnya; dan kiamat akan terjadi seorang laki-laki memerah susu
dari unta betina miliknya dan membawa susu itu pergi namun ia tak
sempat meminumnya; dan kiamat akan terjadi sebelum seorang laki-laki
yang sedang memperbaiki tanki air (untuk kebutuhan sehari-harinya)
sempat memberi minum hewan peliharaannya; dan kiamat akan terjadi
ketika seorang laki-laki sedang akan memasukkan makanan ke dalam
mulutnya namun tak sempat memakannya.”

(Sumber: Shahih Bukhari, Darussalaam (CD))

||||||||||||||||||||||||||||||

Rasulullah
S.A.W telah bersabda, " Hari kiamat itu mempunyai tanda, bermulanya
dengan tidak laris jualan di pasar, sedikit saja hujan dan begitu juga
dengan tumbuh-tumbuhan. Ghibah menjadi-jadi di merata-rata, memakan
riba, banyaknya anak-anak zina, orang kaya diagung-agungkan,
orang-orang fasik akan bersuara lantang di masjid, para ahli mungkar
lebih banyak menonjol dari ahli haq"

||||||||||||||||||||||||||||||

Berkata
Ali bin Abi Talib, Akan datang di suatu masa di mana Islam itu hanya
akan tinggal namanya saja, agama hanya bentuk saja, Al-Qur’an hanya
dijadikan bacaan saja, mereka mendirikan masjid, sedangkan masjid itu
sunyi dari zikir menyebut Asma Allah. Orang-orang yang paling buruk
pada zaman itu ialah para ulama, dari mereka akan timbul fitnah dan
fitnah itu akan kembali kepada mereka juga. Dan kesemua yang tersebut
adalah tanda-tanda hari kiamat."

||||||||||||||||||||||||||||||

Sabda
Rasulullah S.A.W, "Apabila harta orang kafir yang dihalalkan tanpa
perang yang dijadikan pembahagian bergilir, amanat dijadikan seperti
harta rampasan, zakat dijadikan seperti pinjaman, belajar lain daripada
agama, orang lelaki taat kepada isterinya, mendurhakai ibunya, lebih
rapat dengan teman dan menjauhkan ayahnya, suara-suara lantang dalam
masjid, pemimpin kaum dipilih dari orang yang fasik, orang dimuliakan
karena ditakuti akan tindakan jahat dan aniayanya dan bukan karena
takutkan Allah, maka kesemua itu adalah tanda-tanda kiamat."(Al-hadist)

Ps:

Yang
menjadi bahan pemikiran…perasaan point tanda2 kiamat itu udah mulai
kejadian, coba deh check list satu2…tinggal saatnya kita menunggu
kapan tiba waktunya..trus search deh di index Al-Quran tentang kiamat,
takut yah…gak kebayang seperti apa terjadinya…Gunung bahkan planet
n galaksi hancur lebur luluh lantah berkeping2 bagaikan bulu ayam yang
berterbangan…entah keadaan kita seperti apa nanti, ketimpa tangga aja
udah benjol, ketusuk paku aja dah demam seharian…entah kalo ketimpa
gunung…apa kita akan menghadapi saat kiamat?..yang menjadi pertanyaan
untuk diri pribadi sih…udah siap perbekalannya belum? Kalo ternyata
dateng tiba2 gimana lint?

Allahualam bis shawab…

Dialog Dua Arah

Wednesday, May 16th, 2007

Dialog Dua Arah

   

   
    
   

Di
suatu siang sehabis shalat dzuhur berjamaah, ada perbincangan antara
seorang anak laki-laki dengan sang ibu, dikarenakan ayahnya sedang
pergi ke kantor..dialog itu dilakukan dua arah, begini dialognya:

Seorang anak bertanya kepada seorang Ibunya:

(n_n)’           : “Umi…kalo Rasulullah berdakwah, dibayar gak Umi?”..

(^_^)
: ”Anakku…Rasulullah berdakwah tidak dibayar..Beliau seseorang yang
memang ditugaskan Allah untuk menyampaikan ayat-ayatNya, tanpa suatu
imbalan apa pun, walaupun banyak kaum yang menentangnya, beliau tanpa
sedikit pun goyah untuk terus berdakwah”…

(n_n)’           : berarti itu namanya ikhlas yah Umi?

(^_^)            : Untuk seorang yang berkedudukan Rasul..Insya Allah beliau dijamin  keikhlasannya..

(n_n)’           : Umi..kalau begitu Ridwan mau ketemu Rasulullah di dalam mimpi Mi.. Ridwan mau cerita sama Rasulullah…

Sang ibu terhenyak dengan pernyataan anaknya itu..
(^_^)            : Memangnya Ridwan mau cerita apa??

(n_n)’
: Umi..Ridwan kan nonton ceramah Ustad XX di TV..terus kata TV, Ustad
XX kalau berdakwah dibayar, dan dibayarnya juga mahal ..berarti kan gak
ikhlas…kan Rasul aja gak dibayar…kenapa Ustad itu dibayar?

Sang ibu bingung untuk menjawab pertanyaan anaknya..dengan berfikir sejenak ibu mengutarakan alternative alasannya

(^_^)
: Mungkin bisa saja bisa jadi ustad tersebut tidak mengharapkan
dibayar, tapi ada orang yang memberi uang karena ceramahnya…jadi
ustad tersebut tidak memaksa orang untuk membayarnya berdakwah…

(n_n)’           : Terus kalau memang dibayar, uangnya dipakai untuk apa?

(^_^)
: kita berusaha berkhusnudzon saja yah nak…bisa jadi uangnya dipakai
untuk diinfaqkan, atau untuk bayar biaya ongkos transportasinya atau
mungkin untuk biaya kehidupan anak istrinya.

(n_n)’           : tapi Ridwan gak setuju Mi..

(^_^)            : gak setuju kenapa Ridwan??

(n_n)’
: Kalau umi cerita..umi selalu bilang..kalau kita harus mengikuti
Rasulullah sebagai teladan…sedangkan rasulullah kan mendapat uang
dengan cara usaha berdagang kan Umi?

(^_^)            : Benar Ridwan…

(n_n)’
: Lalu kenapa ustad-ustad itu dapat uang lewat berdakwah? Tidak lewat
usaha lainnya? Kan kalau ceramah mereka menggunakan ayat2
Al-Quran?..berarti orang membayar ayat-ayat Al-quran itu dong Mi?

Ibu
tersebut tiba-tiba kaget dengan pertanyaan dari seorang anak yang
berumur 8 tahun tersebut..pertanyaan yang polos namun bermakna tajam…

(^_^)            : Yah…namanya manusia…Ustad juga manusia Anakku…

(n_n)’           : Rasulullah kan manusia juga Umi..Terus apa bedanya Rasulullah dengan ustad sekarang?? Kan sama-sama manusia?

(^_^)
: Yang membedakannya…Rasulullah sudah dijamin masuk surga
anakku…dan setiap jiwa manusia itu berbeda-beda…dan jiwa Rasulullah
itu berada di kedudukan yang paling tinggi derajatnya..

(n_n)’
: Apa karena Rasulullah dakwahnya tidak dibayar yah Mi…jadi sudah
dijamin masuk surga sedangkan ustad-ustad dibayar jadi gak dijamin
masuk surga?

Sang ibu terhenyak untuk beberapa kalinya atas pernyataan yang dilontarkan anaknya

(^_^)
:Ridwan…persoalan masuk surga itu hanya urusan Allah…kita tidak
berhak untuk mengurusi itu…hanya Rahmat Allah lah yang bisa membantu
kita…begitu pun Rasulullah dalam hadistnya pernah bersabda bahwa amal
ibadah yang banyak kita lakukan pun belum tentu menjamin kita
selamat..bahkan Rasul pun bersabda “Aku pun tidak dapat selamat jika
bukan rahmat dari Allah”..yang pasti kita berusaha yang terbaik untuk
menjadi hambanya Allah, agar kita memperoleh rahmatNya…

(n_n)’           : Oh gitu yah Umi…

(^_^)            : (Ridwan anakku…untuk anak seusiamu…engkau begitu matang dan kritis)

*********************************
Yah
mungkin saja ada dialog yang terjadi seperti di atas..Jujur…itu yang
sempat terlintas dalam fikiranku sendiri…maklum…setiap pemikiran
orang pasti berbeda2..dan kita juga tidak bisa untuk menyeragamkan
orang untuk berfikir seperti yang kita fikirkan…

Cuman emang
sempet terfikir juga…untuk memperoleh suatu tausyiah ayat-ayat
Al-Quran pun kita harus sms untuk ikutan registrasi..biar dapet
pencerahan…kalo untuk usaha n dapet penghasilan, ada yang ngadain
seminar blablabla dengan tema islami, ikutan workshop tentang nikah
dengan pendaftaran sekian puluh ribu, ikutan metode sholat khusyu dalam
tiga hari jadi khusyu sholatnya, blablabla…Metode yang semuanya
mengatasnamakan Islam…

Anehnya aku malah
berfikir…penghasilan diperoleh atas nama Islam…dengan mempatok
biaya-biaya, yang alesannya untuk ladang pengangguran, ladang amal,
blablabla..tapi dibalik itu esensinya apa?…dengan mengutip setiap
ayat Al-Quran yang akhirnya menjadi objek bisnis.

Alhamdulillah
kalo memang niatnya tidak mengambil untung sepeser pun, bahkan kalau
ngambil untung, bisa saja keuntungan itu seluruhnya diberikan kepada
orang yang sangat membutuhkan..Hanya yang menjadi pemikiran…ketika
bisnis mengatasnamakan dakwah..

Banyak fenomena yang
membudaya..yang itu sendiri sekarang dianggap sebagai strategi
dakwah…Toh Ridwan si anak kecil itu pun berkata bahwa dakwah itu
tidak mematok harga, Dakwah itu Real dikarenakan atas keberserahdirian
kita sebagai abdi /hambaNya..Islam adalah berserah diri.

Mungkin
alasan yang bisa diterima oleh kita…adalah karena biaya
operasional…atau untuk kehidupan anak istri..blablabla, namun memang
itu yang dinamakan dinamika kehidupan…yang menjadi fenomena langka
adalah seorang pencermah yang tidak mengharapkan bayaran atas
ceramahnya..bahkan ketika dibayar pun beliau menolak menerimanya…

Adakah seorang seperti itu? Menyampaikan ayat-ayat Al-Quran..tanpa ingin diberi imbalan?

Dan mungkin hanya segolongan orang yang sedikit…Allahualam b s

Kutipan ayat Al-Quran untuk bahan perenungan kita :

QS  Al An’aam 6:90
Mereka
itulah orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah, maka ikutilah
petunjuk mereka. Katakanlah: "Aku tidak meminta upah kepadamu dalam
menyampaikan (Al-Quran)." Al-Quran itu tidak lain hanyalah peringatan
untuk seluruh ummat”.

QS Yaasiin 36:21
Ikutilah orang yang tiada minta balasan kepadamu,  dan mereka adalah orang-orang yang mendapat petunjuk

QS Al Mu’minuun 23:72
Atau kamu meminta upah kepada mereka?", maka upah dari Tuhanmu adalah lebih baik, dan Dia adalah Pemberi rezki Yang Paling Baik.

QS Saba’ 34.:47.
Katakanlah:
“Upah apapun yang aku minta kepadamu, maka itu untuk kamu. Upahku
hanyalah dari Allah, dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu."

QS Ath Thuur 52:40.
Ataukah kamu meminta upah kepada mereka sehingga mereka dibebani dengan hutang?

QS Shaad 38:86.
Katakanlah
(hai Muhammad): "Aku tidak meminta upah sedikitpun padamu atas da’wahku
dan bukanlah aku termasuk orang-orang yang mengada-adakan”. QS Asy
Syu’araa’ 26:180, 164
dan aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan itu; upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan semesta alam.

QS Al Furqaan 25.:57.
Katakanlah:
"Aku tidak meminta upah sedikitpun kepada kamu dalam menyampaikan
risalah itu, melainkan (mengharapkan kepatuhan) orang-orang yang mau
mengambil jalan kepada Tuhan nya”.

QS Yunus 10:72.
Jika
kamu berpaling (dari peringatanku), aku tidak meminta upah sedikitpun
dari padamu. Upahku tidak lain hanyalah dari Allah belaka, dan aku
disuruh supaya aku termasuk golongan orang-orang yang berserah diri
(kepada-Nya)."

QS Huud 11: 51.
Hai
kaumku, aku tidak meminta upah kepadamu bagi seruanku ini. Upahku tidak
lain hanyalah dari Allah yang telah menciptakanku. Maka tidakkah kamu
memikirkan(nya)?"

QS Huud 11: 29.
Dan
(dia berkata): "Hai kaumku, aku tiada meminta harta benda kepada kamu
(sebagai upah) bagi seruanku. Upahku hanyalah dari Allah dan aku
sekali-kali tidak akan mengusir orang-orang yang telah beriman.
Sesungguhnya mereka akan bertemu dengan Tuhannya, akan tetapi aku
memandangmu suatu kaum yang tidak mengetahui."

Wisma Kena Asma !!

Wednesday, April 25th, 2007

1/22/2007
   
    
   

AssWw…
Nah
soal pergi ke Tasik nih…Waktu itu temanku nikah, acie the queen
(ehm)…krn rumahnya di Tasik, otomatis aku n temen2 pada ikut ke
Tasik…kebetulan ira bawa mobil n ayahnya ira yang ngemudiin…si
penumpangnya itu gak jauh2 dari kita2 (vika, nur, ella, ira, nisa, n
olint) ..hari itu kita kuliah dulu…abis sholat isya di kampus kira2 jam
10 maleman, kita beranjak pergi ke Tasik…   

 

 

Singkat
kata, sampe ke Tasik jam 1 malem…eng-ing-eng..kita singgah sebentar ke
rumahnya acie tapi kita gak nginep di rumahnya acie…ya weiss, karena
ayahnya acie profesinya dibidang pendidikan ..akhirnya kita nemuin
tempat untuk singgah n tidur semalam..knp ga di rumah acie? Yah tau
sendiri lah…rumahnya acie kan banyak sodaranya yang nginep disana…

 

 

 

Malem itu ayahnya acie nganterin kita ke sebuah wisma guru…tepatnya berada ga jauh dari pusat kota atau alun-alun kota Tasik n berada di hadapan sebuah Rumah sakit…Karena malem itu orang2 banyak yg tertidur,.otomatis jalan2 bener2 sepi n senyap…yah tapi masih didukung ama cahaya lampu kota yang lumayan terang menyinari jalan…

 

 

 

Sesampai di wisma…JeDenG!! (diiringi backsound
instrument musik bethoven yang menyayat telinga)–(NGACO!!)…suasana
saat itu kayak di film ‘Susana’…rumah yang garasinya diterangi oleh
lampu yang redupnya kayak 5 watt..yang penuh lorong panjang…ketika
masuk pertigaan ruangan, terlihat etalase lemari yang berisi barang2
yang mungkin terlihat ga dipake lagi…n kita belok kiri bertemu dengan
anak2 tangga menuju ke atas…ayahnya acie terlihat berbincang2 dengan
penjaga or pegawai yang ada di wisma itu…beberapa saat kemudian, kita
diajak menuju lorong2 ruangan yang sama sekali tak ada lampu…(yah walau
kamar nya kira-kira 5 meter menuju koridor luar)..kamar dibagi dua ( 1
kamar untuk ira n papahnya, n 1 kamar lagi untuk sisanya),,,kamar ira
berada di paling ujung belakang wisma, sedangkan kamar kita2 berada
paling ujung luar wisma di lantai 2…teteep…ditemani oleh lampu yang
malu-malu…bisa dibilang suasana remang2…Setelah mendapat kamar,
akhirnya ayahnya acie pamit untuk pulang.

 

 

 

Pas
masuk wisma itu sih, entah kenapa aku ngerasa something different, ga
seperti biasanya…yah walau tetep keep silence.. tanpa sepengetahuan
masing2 dari kita ternyata temen2 yg lain juga ngerasa ko beda yah
suasananya…

 

Deskripsi ruangan kamar      yang kita singgahi sementara di wisma tersebut:

 

 

 

 

 

Pertama masuk ruangannya kira2 ada 4×4
meter,jumlah kasur ada 3 buah ukuran single bad (tapi bisa tidur untuk
2 org jg sih) n didalam kamar tersebut ada kamar mandi. dihadapan pintu
masuk ada kasur pertama. Sebelah kanan menjorok
kedalam ada kasur kedua, sedangkan kasur yang ketiga tepatnya
berhadapan dengan kamar mandi n kaca jendela samping kamar + Gorden
yang terlihat udah lama tak terjamah (yuu..)..

 


Gambar Zoomnya:

 

 

 

 

 

 

Pegawai
wisma ngajak kita masuk, n sekaligus dia ngecek air di dalam kamar
mandi, ternyata kerannya macet n kamar mandi tersebut sudah lama ga
kepakai..aku coba ikut ngecek n ngebuka si pintu kamar mandi, siapa tau
bisa di akal-in buat bisa dipakai esok paginya. Ternyata, pas ngebuka
pintu kamar mandi, Wuiiiih…NyerSet!!…Bauuuu! banget,,,,Nge Habekk!!
Kaya bau asam amoniak yang tajem di hidung…ya sudah, aku akhirnya
ngalah…si kamar mandi pun akhirnya nganggur n kita pake kamar mandi
di luar yang berhadapan dengan tangga naik di lantai dua krg lebih
berjumlah 6 kamar mandi yang saling berhadapan (3 buah vs 3 buah)…

 

 

 

Kasur
pertama dah dicarter ma nur,emang kebetulan di belakang pintu masuk
kamar tersebut ada sebuah cermin yang kusam n berhadapan dengan
kasurnya nur..karena kita berlima dalam 1 kamar n kasur ada 3 buah, yah
mau ga mau ada satu org yg tidur di 1 kasur…tadinya nur sendiri,
olint+vika di kasur 3 yg berhadapan dgn kamar mandi, ella+Nisa di kasur
2.

 

 

 

Malam pun teman2 pada beranjak menuju kamar mandi untuk berwudhu n kembali ke kamar melakukan sholat malem…dan sebagian ada yang membaca Al-Quran.

 

 

 

Sebenernya
masing2 dari kita pada ngerasa ada yang berbeda dengan suasana di kamar
tersebut, umumnya di wisma tersebut…tapi karena ga ada 1 pun yang
mengeluarkan perkataan yang menjurus tentang perasaan ga enak
tersebut…hanya saat itu Nisa sempat bercanda akan pandangannya
terhadap gordin yang ada bercak merah (seperti cat)…Nisa bilang ”wah
gordin nya kenapa? Ko warnanya gitu, kaya darah ya?,serem juga
iiih”…kita sih ngomongnya ”woi…jgn sompral Sa”…sambil
mengingatkannya…belum lagi dengan komentar2 dari kami tentang seprei
dan kasur yang ternyata memang sudah lama tak pernah dicuci (coba
bayangin bau nya…)…bahkan vika pun yang lebih sensitif merasa
kulitnya gatal2…vika bilang sih itu sejenis ’tumbila’-alias binatang
kecil seperti kutu….vika pun yang satu kasur dgnku akhirnya mengalah
dan pindah bersama nur…beberapa saat kemudian, memang omongan vika
terbukti,,bahwa kakiku sempat gatal..n aku tak ada pilihan sama
sekali…

 

 

 

Ya
sudah tanpa ingin berbicara panjang, aku hanya bisa terduduk n mengajak
Nisa ngobrol…saat itu memang perasaanku benar2 tak enak…serasa ada
sesuatu dimensi yg sedang berada di ruangan tersebut.(entah mungkin
perasaanku)..nur dan ella sudah duluan tertidur, tinggal vika yang
berada disamping nur (kasur 1), Nisa disamping ella (kasur 2), dan aku
yg terjaga ’alone’ di kasur 3…fikirku, daripada suasana semakin sepi,
aku lebih memilih untuk tidak tidur, akhirnya Nisa pun sepakat dan
menemaniku bercerita untuk mencairkan suasana…dimulai dengan
ceritaku…aku bercerita yang benar2 membuat vika tak habis fikir
dengan apa yg aku ceritakan…fikirku ”dari pada aku bercerita yang
serius…mending cerita kancil dan harimau di hutan”-siapa tau kalo si
makhluk yg ada dikamar ngedenger, si ceceu or akang (panggilan makhluk
kasat mata itu) bisa ketawa n gak pengen nakut2in kita…emang sih
garinkkkk bgt!!…n cerita itu benar2 cerita yg kugunakan untuk
menidurkan keponakanku…tapi benar juga, akhirnya cerita itu membuat
vika tertawa->setengah sadar->dan tertidur…hehe…

 

 

 

Nisa
pun akhirnya pindah ke tempatku (kasur3)…tinggal kami yang
tersisa…yang lain sudah terlelap…Nisa dengan ceritanya dan suasana
aneh pun diisi dengan cerita2 yang membuat kami tdk berfikir aneh
kembali…kita bersepakat bahwa kita akan tidur sebentar ketika adzan
subuh pertama   berkumandang, dan saat itu pun tiba…kita harus tidur walau sebentar…

 

 

 

semua : ZzZzzzzZ….(Tertidur…)

 

 

ketika semua tertidur, adzan subuh kedua pun berkumandang, dan akhirnya giliran nur n ella terbangun…

 

 

 

Tiba-Tiba.!!! JrenK…JrenK!!

 

(ga
serem amat sih),,ketika nur n ella sedang berusaha menstabilkan
kesadarannya dari tidur…tiba-tiba terdengar suara nafas seseorang
wanita yang jelas terdengar di ruangan…suara seperti orang yang
sedang sesak nafas ( kayak asma )…nur bertanya kepada ella ”La suara
apa itu??”..nur mencari sumber suara itu, dia khawatir jika salah satu
dari kita ada yang sesak nafas..dan ternyata ella pun mendengar suara
itu..mereka ber-dua melihat kami yang sedang tidur, nur menyangka bahwa
itu suara Nisa, ternyata ketika melihat nisa, Nisa sedang terlelap,
giliran mereka melihat aku,, aku pun sedang tidur tenang, bahkan vika
disampingnya nur pun tidak sesak sama sekali.

 

 

 

Akhirnya
mereka beranjak pergi ke kamar mandi luar, dan giliran aku, nisa, dan
vika yang berada dikamar untuk menunggu giliran wudhu…

 

 

 

Pagi2 sekitar jam ½ 9:

 

Aku,
Ella, dan Nisa pergi mandi, dan saat itu yang berada di kamar hanya
vika dan nur…saat itu kasur nur dijadikan tumpuan kami sholat, karena
lantai cukup berdebu, maka kami memakai kasur 1 untuk dijadikan tempat
sholat…vika pun melakukan sholat dhuha…dan suasana kamar saat itu
begitu hening…Saat vika sholat menghadap kiblat (searah bantal
kasur1), nur pun sedang melihat cermin untuk membetulkan
jilbabnya…Tiba-tiba ketika menuju rakaat ke dua..vika dikagetkan
dengan suara sesak nafas kembali…suara yang begitu
keras dan dekat…vika pun menyangka bahwa terjadi sesuatu dengan nur,
dia khawatir jika nur mengalami asma atau sampai pingsan, bahkan
fikirannya pun menyangka khawatir nur kesurupan…Gerakan sholatnya pun
menjadi di percepat,,,karena di kamar saat itu tak ada siapa2…

 

 

 

Setelah
sholat selesai, vika kemudian beranjak melihat ke belakang untuk
memastikan keadaan yang sebenarnya…dan dia melihat nur dengan wajah
yang penuh tanya dan khawatir…melihat ekspresi vika, nur pun bertanya
dan heran ”kenapa vik?”…vika bertanya ”Nur ga apa-apa?..nur kenapa
tadi? Sesak nafas?”…nur pun meyakinkan bahwa nur semenjak vika sholat
tidak merasakan apa2…tak ada suara yang terdengar…dan setelah
mereka berdua berbicara, akhirnya nur pun menceritakan kejadian waktu
subuh…

 

 

 

Pengalaman Ira dikamar belakang:

 

Pagi
ketika packing menuju gedung pernikahan t aci, ayahnya ira sedang
berada di luar untuk memanaskan mobil, tinggal ira yang terakhir
membereskan kamar dan mengunci pintu ,tanpa menyadari sebelumnya, ira
mendengar bahwa di sebelah kamar belakang ada suara seseorang yang
sedang membuka pintu kamar,,,,selidik punya selidik, ketika ira keluar
dan melihat keadaan sekitar, ternyata di ruangan itu tak ada satu orang
pun….Jadi??!!! siapa atuh yang gratak grutuk di sebelah??–(kucing
kalee…’meeong’..positif thinking aja ^_^-red)

 

 

 

Wah..itu
baru sehari nginep…entah kalo 2 atau 3 hari nginep…kayaknya
tempatnya cocok untuk syuting ”Dunia lain versi wisma guru di Tasik”
deh…

 

 

 

Kesimpulannya:

 

ternyata
makhluk non fisik/imateri itu ada di ruangan itu…terlebih ruangan
yang sudah lama tak ada yang menghuninya…kita pun akhirnya tak segan
berbicara tentang topik itu di kamar tersebut….

 

 

 

Ngomongin
soal makhluk2 kayak gituan (hantu, kunti, genderowo, tuyul, casper,
pocong, pocong 2–emangnya film ;p– ,n apa pun istilahnya),, terkadang
kita selalu menyangka bahwa mereka itu berada di dunia lain sesuai
dengan acara di televisi yang berjudul ’dunia lain’…padahal aslinya
keberadaan mereka itu sama dengan kita yaitu berada di alam dunia/ alam
mulk ini,,,satu alam tapi yang membedakannya itu mereka berwujud
nonfisik / i-materi, sedangkan kita berwujud fisik dan bermateri..cuman
ada manusia yang diberi Izin oleh Allah untuk bisa merasakan bahkan
bisa melihat keberadaan mereka..

berani coba??-(apa sih??!-red)

 

 

 

 

Allahualam bis shawab..

 

 

 

wasalam
dzihni firuz

layar lebar…

Wednesday, April 25th, 2007

2/25/2007

   
    
   

Kini Anda memasuki kawasan hutan belantara…”..Papan
itu berisi kalimat yang membuat sekujur tubuhku merinding…Yah..aku kini
harus melewati kawasan ini dalam fase setengah perjalananku…Setelah
beberapa saat yang lalu di area perbukitan yang penuh padang ilalang
aku bertemu dengan kakek tua dengan kain jinjingan yang mungkin berisi
perbekalan dalam perjalanannya…

 

 

Dalam
pembicaraan sesaat itu, beliau memberi aku berita tentang keberadaan
hutan ini,,berita itu sempat membuatku menelan ludah tanda aku khawatir
akan keberadaanku selanjutnya..mau tak mau aku harus
melewatinya…”Nak..hati-hati di hutan itu…banyak binatang buas, picik,
dan bermuka masam..namun kamu jangan khawatir, jika suatu saat engkau
akan bertemu dengan beberapa sosok yang akan memberimu beberapa
informasi dalam perjalananmu itu”..sempat aku bernafas lega akan
perkataannya…beliau pun melanjutkan kalimat berikutnya “jika kau
sudah melangkah, jangan pernah berniat untuk kembali kebelakang,,
jangan pernah kau takut dan lari, semakin lama rasa takut itu
menyelimutimu,,maka kau akan kalah oleh ketakutan dirimu sendiri

 

 

Semua
tentaraku pergi meninggalkanku..mereka lari tak mau mendengarkan
perintahku…bahkan ajudan yang aku percayai pun seakan mengkhianatiku
dan menikamku dari belakang…ajudan yang bermulut manis namun mempunyai
niat untuk membuat kudeta dibelakangku…dan aku sangat tak berdaya saat
itu, seolah memiliki kekuatan yang dibungkus oleh ketidakberdayaanku..

 

 

Yah
ternyata perkataan kakek itu benar…dan aku pun seolah berhadapan dengan
layar besar yang mengerikan…dan kakiku mulai melangkah masuk kedalam
hutan…baru beberapa langkah kakiku berjalan,,,tiba-tiba kudengar suara
yang memekikkan telinga, seperti suara simpanse yang sedang berteriak
mengelegar, liar, dan menyayat hati…Aku mulai gelisah dan
ketakutan..telingaku sakit…namun aku harus melewati ini semua…aku
teringat akan perkataan kakek itu…aku tak boleh takut dan terpuruk…aku
harus terus melangkah..

 

 

Tiba-tiba
disisiku aku melihat ada sebuah sosok yang besar dan menakutkan…sosok
yang sangat menjijikan, hitam pekat, wajah dan sekujur tubuhnya penuh
lendir , sosok itu mulai menghampiriku dengan suara nafas yang membuat
adrenalinku menciut…keringatku mengucur deras…yang kumiliki hanya
tubuhku,, dan saat itu yang kufikirkan adalah lari…aku terus berlari
dan berlari dengan segenap kekuatanku… kuterobos semak2, sosok itu
terus mengejarku…aku berlari dan terus berlari…entah kemana aku
bergerak…aku tak sempat berfikir saat itu…dan tiba disuatu tempat…tanpa
kusadari ternyata suara2 dan sosok itu seakan semakin menjauh
dariku…mulai sayup terdengar…dan menghilang…lalu beberapa saat nafasku
terengah-engah, penglihatanku gelap dan aku pun jatuh pingsan…

 

 

 

“Welcome to the real world”…dunia yang nyata bagiku…Wow,,seru!!…kini
aku mengalami fase yang membuatku menyadari memang inilah yang
seharusnya setiap makhluk mengalaminya…jika kamu sungguh2 ingin mencari
Kesejatian…jangan engkau lari dari arena pertandingan…

 

 

Sungguh
luar biasa..ketika beberapa saat aku melangkah…aku pun mengalami
sesuatu yang menggores kelemahanku…di luar sana, mereka seperti
bayangan maya…dan kemarin aku berdiri dalam dunia kamuflase…dan saat
ini aku benar-benar sedang menghadapi kenyataan…bahwa hutan belantara
yang selalu disebutkan oleh beberapa orang memang benar adanya…

 

 

Aku
pun bertemu dengan beberapa sosok baru…yang akan menjadi media refleksi
eksistensiku..yah..ketika yang buruk itu terpendam dan dahulu aku tak
pernah menyadarinya…kini hal itu tergali sudah…dan aku pun
tersenyum…bumiku berkata “ini sangat menyakitkan..” yah, jika aku ingin
menghilangkan karat yang terpendam didalam sumbernya…maka aku harus
siap untuk menghadapi penggalian besi2 yang berkarat itu, tanahku harus
dikeruk…dan yang berkarat itu harus dilebur menjadi sesuatu yang
mungkin bisa dimanfaatkan…

 

 

Subhanallah…ketika
ternyata yang aku sangka bisa membantuku, namun pada kenyataannya tak
ada yang dapat menyelami keberadaanku…mereka hanya singgah dan mengelus
kulitku saja..namun kini yang kurasa, tak ada yang mampu menguak aku
lebih dalam…

 

 

Untuk
saat ini biarkan aku menghadapinya…proyek eksplorasi besar2an ini belum
selesai..mungkin sampai kontrakku di zona ini selesaipun, proyek ini
masih terus berjalan…dan aku sedang mencari dan haus..kadang aku heran,
mengapa setiap makhluk memiliki rute yang berbeda..namun, rasa heranku
akhirnya terjawab. Bahwa jika semua mengikuti rute yang sama. Mungkin
aku dan mereka takkan pernah menemui urusannya masing2.

 

 

Ada
yang beranggapan bahwa aku tak pernah berfikir realistis..namun jika
aku berada dalam posisiku…justru aku sedang berhadapan dengan dunia
yang begitu real saat ini yang disebut dunia mimpi…jika yang dicari
hanya sebuah keinginan diri,semua orang mungkin bisa melewatinya…mereka
memiliki otorisasi atas kehendak pribadinya..namun tanpa kita
sadari..bahwa diatas hak kita, selalu ada kewenangan
sejati..KebijakanNya yang jarang kita pahami..

 

 

Aku
sebenarnya tak membuat suatu analisis yang sulit. Karena aku sudah
mengeksplore ini dalam beberapa saat..dan ini suatu keputusan yang
sesungguhnya diluar kehendakku..walau berbagai referensi spekulasi yang
akan kuhadapi selanjutnya belum mampu kuprediksi, namun aku hanya
memiliki sebuah harapan..harapan yang terbaik..dan aku harus
mempercayakan sepenuhnya pada Konseptor Terbaik yang terkadang tanpa
kusadari selalu berada dalam keseharianku…

 

 

“Tercabik”..Ini
bukan salah siapa…justru ini adalah hadiah yang paling indah yang Dia
berikan untukku…hadiah yang seharusnya aku gembira karena ada lebih
Memahamiku dibanding siapa pun…aku sedang menghadapi cermin diriku…aku
harus belajar..

 

 

Disisi
lain, aku merasa kesat dengan sesuatu yang selalu digemborkan akan
sebuah kebenaran..mereka saat itu berkata “kita adalah yang terbaik”,
dan aku pun terbawa…namun ternyata ketika aku mulai menghadapi berbagai
alternative perjalanan..ternyata kita selalu terjebak dengan argumen2
yang dikeluarkan berdasarkan hasil nalar…entahlah…sekarang akupun tak
boleh beranggapan bahwa aku itu benar, karena kebenaran sesungguhnya
bukan aku yang memiliki seutuhnya…yang sedang aku bahas pada paragraph
ini adalah fenomena yang membuat kita selalu mengibarkan bendera yang
mengatas namakan kebenaran…sedangkan terkadang kita sendiri tidak
mengenal siapa pemilik Kebenaran sesungguhnya..

 

 

Dan
aku tak boleh kering, lemah, dan terpuruk..aku harus bangkit…karena
jika elemenku mati, mungkin aku takkan pernah mengalami perjalanan yang
mengejutkan ini, dan apakah aku harus bangkit untuk mencari siapa
diriku sebenarnya?..jawabannya merupakan hal yang misterius..yang harus
aku tekankan…”jika kita ingin MengenalNya, kita pun harus mengenal
siapa diri Kita.”

 

 

Luar Biasa…ketika kehadiranNya kini selalu ada didalam keseharianku…

 

“Ya Allah…bantu aku..berilah aku kekuatan, kemampuan, dan kemauan untuk memahami KehendakMu”

 

 

PS: 

 

 

Ya Allah …ternyata Bener2 “Super Zuper” asin, pedes, manis, keset, pait …^_^.. akhirnya….

 

 

welcome to the jungle” (GnR banget!!!)

 

 

wasalam
dzihni firuz

Testimonial untuk sahabat

Thursday, September 21st, 2006

Assalamualaikum mb..

Ko pa bales-bales blog yah…serasa email yang di posting…pas bacanya O ngeluarin air mata, sedih juga…akhirnya cerita yang rencana kita bikin, mba duluan yg buat(walau di blog)…kalo untuk dibikin sinetron sepertinya jadi best seller, tapi best seller buat kita berdua kali yah…he2..laku buat kita aja mb…orang lain mana ngerti…pas nonton mereka pada komen “sinetron apaan tuh??”…dilakonin ama dua anak manusia yang polos n konyol…hehe…tapi Subhanallah, bener2 Allah menciptakan watak orang yang unik-unik, berbeda satu dengan yang lainnya…dan kebetulan kita dipertemukan…O bersyukur dengan hadirnya teman yang Allah pertemukan ke O…

 

Mungkin emang bener…kalo setiap kejadian yang kita alami, gak bakalan mampu memuat beratus2 halaman tulisan yang kita buat, setidaknya O pengen mendokumentasikan apa yang telah terjadi selama empat tahun pertemanan kita…walau O bukan seorang notulen yang paling baik dalam mencatat kejadian secara detil…

 

Ini bukan surat Cinta antara dua insan yang sedang dimadu asmara (hehe…geli bacanya…) tapi ini sebuah tulisan sebagai ungkapan pribadi untuk sahabatnya.. semoga karena Allah… 

 

Di luar kita, memang rencana Allah itu indah mba…kadang kita melihatnya sebagai benang kusut dari pandangan kita sebagai manusia biasa…tapi di balik itu Who knows…apa yang yang akan terjadi dengan kita akan kehidupan2 selanjutnya…

 

Pertama kali ngeliat waktu kita sekelas pergi ke lembang, dengan wajah yang apa adanya dan ekspresi yang tak dapat ditutup2i…O liat mb sepertinya lagi gak nyaman…disitu O mulai nilik2….”oh itu teman sekelasku yang baru”…(dalem hati…sepertinya mb lg ada masalah) O ga mau nanya yg mcm2 karena kita belum kenal sama sekali, hanya basa basi hambar dengan kata2 seperti orang bertemu untuk pertama kali…

 

Selanjutnya ntah knp kita bisa kenalan dikampus karena ternyata kita sama2 punya teman yg inisialnya “Y”…dari cerita “Y”..obrolan kita bisa nyambung…semester awal yang diisi dengan hura2, keceng mengeceng, main bareng, cari tempat makan, nongkrong bareng di pinggir jalan (kadang kefikiran…mau2nya yah kita nongkrong di jalan yang kalo dulu banyak bus lewat…n knal potnya ngeluarin asep yang bikin NGEBUL….—yah itulah bedak gratisan buat muka kita)…

 

Dimulai dengan perkenalan grup yang kerennya dibilang genk or gap bareng sebanyak 6 orang…pendeklarasian seperti itu yg kita sendiri belum bisa menebak untuk apa manfaatnya…saat itu kita hanya berfikir…punya GAP bareng bikin kebersamaan dalam pertemanan lebih indah n rame (istilahnya—Ga ada lo ga rame—)…

 

Waktu terus berjalan, seiring dengan persoalan yg kita hadepin…anehnya O ngerasa knp O ama mb bs sering bareng…ngerasa aman kalo cerita, ngerasa sepemikiran n senasib…lama kelamaan pemikiran itu kita sadari..dan berusaha untuk berubah…

 

Dari keceng mengeceng, jadian ama lawan jenis yang berakhir tragis n udah di setting kalo pacaran bikin kita panas dingin n demam, pegangan tangan aja dah mikir berapa kali…mau ini salah mau itu salah…sampe ketawa waktu ngedenger mb juga kabur gara2 si doski (-alah-) maen kerumah…hehe… (gpp yah…nulis apa adanya)…-semoga aja itu cuman pas jadian—kalo udah kejenjang yang serius, jangan sampe kali yah…

 

Lama-lama kita ngerasa stuck dengan ini semua…ngerasa masalah yang hadir ga jauh2 dari masalah2 kebutuhan hawa nafsu n syahwatiah kita tentang lawan jenis…Akhirnya waktu itu datang…mb ikut DKM yang awalnya O ngerasa bhw mba dah jalan duluan untuk ke arah itu…beberapa waktu mb dengan wajah tanpa ekspresi menawarkan..”Lint DKM ada keputrian tuh…bisa masak2…Olint pasti suka kan ?”…jujur mb…waktu denger dulu…O
ngerasa kalo ada angin seger yang dateng ke O, walaupun O ngerasa…O
belum pantes untuk ikutan kegiatan2 rohis seperti itu…masih dengan
penampilan yang kayanya belum pantes aja…

 

Lama-lama…akhirnya dengan perasaan “Ga enakan”..(tapi sekarang lg berusaha untuk berkata jujur dengan hati)..akhirnya O masuk juga…dan disana hari2 kita mulai bareng, mulai kegiatan bareng, kalo ada rapat…yah rapat bareng..bla.bla..bla…

 

Inget waktu ospek bareng yang waktu jurit malem kita pernah satu kelompok n akhirnya O sempet nangis gak kuat ama jailan kakak kelas yang semuanya seperti meneriakkan “AYO GOYANG DOMPRET”—alah dalam hati O berkata “TIDAAAK!!!”…disidang ama mereka akhirnya ngebuat O ga nyelesain sampe garis finish..aku lebih memilih menangis GOGOAKKAN (-majas hiperbola-) dibandingkan dengan goyangan yang bikin pingsan kayak gitu…tapi akhirnya mba bisa lebih tegar ngehadepin kakak angkatan dibanding O…

 

Inget Ngospek maba,,,n ceritanya kita jadi panitia(cenah)…karena kita sama2 koordinator(Acara n Medik), kita ngerasa seneng aja dapet HATONG satu2…seenggaknya bisa cucurhatan lewat HATONG…hehe…jadi pengen ketawa..waktu kita cerita2 lewat hatong…panitia lain pada protes..yang akhirnya Mr.“J” negur kita ”HATONG BUKAN UNTUK MAIN2,,apalagi buat CURHAT!!”…hehe..bodor…..ngeliat mb..udah dalam posisi yang bener2 wajah tanpa ekspresi (jadi inget komik kungfu komang-)…waktu itu O teh khawatir ama mb cuman ngerasa aja gimana rasanya beban tugas yang mesti dikerjain, apalagi berhari2 dengan wajah2 kita yang kucel2 n gak pernah mandi selama beberapa hari…tapi dari  sana kita jadi punya slogan baru “NTAR
JUGA BERLALU”..slogan yang bikin kita lebih semangat…apalagi pas
laporan pertanggung jawaban panitia ospek ke alumni..(-semacem sidang
paripurna-)..yang bikin kita junk head abis-abisan…

 

Inget kemana-mana sering bareng, belanja bareng makan bareng…sampe kalo ngeliat makanan kita HOKCAY bareng deh…(syahwat banget…kuat ga bisa ngeliat laki2…tapi urusan makanan…alah itu muka sampe berpaling 90 derajat ke arah makanan..-yang kita bilang…kenapa kita mah malah bisa ngejaga pandangan ama laki2/ikhwan,,tapi ama makanan…eleuh meni susah, apalagi es campur oyen…ehmm)—astagfirullah

 

Sempet ngekost 1 bulan, yang disana kita belajar untuk memahami masing2 karakter…mba yang ga suka bawang, suka pengen jajan kalo pengen makan,O yang pinginnya masak biar hemat, kita sempet berantem gara2 bawang…apalagi mb saking pengen halusnya ngerendos bawang ampe bawangnya item kena warna COET n MUTU, trus bawangnya cuman dikit lagi…hehe—tapi bodor sih mb…,inget mang yoghurt yang di jl. Plered, inget juga jam 12 malem orang lain pada niup terompet pergantian tahun di jalan2, kita dengan hening n sunyi malah nyuci baju n selimut pa peres2 selimut sambil bisik2 n ketawa2 tanpa suara takut ngeganggu tetangga kostan..hehe, masih inget kita sekostan ama ikhwan yang sering bikin kita cengar cengir sendiri..hehe…subuh bangun…kita mah udah dibangunin ama suara murotal kaset beliau…kita cuman bisa berkomen ria…sambil tersenyum2(semoga Allah memberi kebaikan kepada beliau)–inget ama cici, nur, dewi,adik2 disana…hik…hik…-yang kalo mereka maen ke kamar suka ngabring…siang2 panas2an…sampe mba “V” n “I” atau mba “N” yang maen ke kostan kita gak kuat akan aromanya- astagfirullah…yah kita mah pasrah aja…sambil O cari inisiatif ambil Trika (pewangi n pelembut pakaian) buat nyemprot ruangan, biar ga ada omongan panjang tentang aroma ruangan–astagfirullah)…jam tiga pagi masih seger dengan diskusi2 yang gak abis fikir…mb yang suka ngejailin, mb punya ide tukeran baju waktu pergi ke kampus..hehe O mah hayu aja…sampe temen kelas nyadar n nyeletuk…”perasaan bajunya tukeran yah?” hehe…(bener2 gak abis fikir^_^)

 

Sampai kerja praktek (inget k fino, k swear, k gia), kita yang suka malu-malu kambing kalo ada computer yang aneh2 dikit kita cuman bisa papelong2…dengan mengernyitkan mata dan senyum2 tanda cengo…ka fino yang mirip Miki AFI or Indra Bekti yang always sabar ama ke’cengo’an kita (ga tau lemot…ga tau apa…ka fino nerangin…angger kita mah tetep masih cengo tanda gak ngerti)…inget iindiaan n ujan2an bareng(-dulu kita anti bawa payung-), beli chiki bareng….inget ngerjain TA bareng…yang satu mikirin coding…yang satu design mulu…codingnya belakangan..hehe…Tugas Akhir yang bikin kita down n ketawa yang ga puguh…(sindrom TA)…akhirnya kita diingatkan kembali ama slogan ospek kita “ENTAR JUGA BERLALU”…

 

Inget juga kalo gak salah waktu kita dikantin abah…makan gorengan, trus ketemu teteh “S”, waktu teteh ngomong …trus kita ngomong “IYA TEH” tanda ngerti sambil senyum,,…pas teteh “S” pergi…kita sama2 bilang “Teteh ngomong apaan lint?”…eh dikira Olint mb ngerti apa yang teteh omongin…hehe dasar

 

Akhirnya waktu memang berlalu…n kita lulus n wisuda bareng…mb melanjutkan kehidupan mb…mb kerja…. n O nerusin kuliah2 lagi…ngerasa kita masih muda…padahal tanpa kita sadari, kita sedang mengalami saat transisi…

 

Makasih Ya Allah….Allah telah memberikan aku sahabat, sahabat yang menemani, mendengar, mengkritik, memberi masukkan, dan sahabat dalam mengisi perjalanan pencarianku…

 

Mba…makasih udah mengisi hari2 kita dengan diskusi tentang hidup, agama, tentang permasalahan, tentang hal apapun…dari  sana kita bisa belajar…n bukan belajar mengubah
penampilan luar, tapi kita semakin belajar untuk menata qalb ini…(yang
masih diisi oleh GONGGONGAN yang menggelapkannya)..ada senyuman,
candaan dalam kebersamaan kita,,,namun kadang kita menangis bersama…dan
mb tau?…semua percakapan kita,,ada Yang Maha Menatap….semoga kita
bisa menemukan apa yang kita cari…

 

Dan O sempet nangis pas ngebaca blog mb…Maafin O juga yang sering bikin mb kesel, sabar nunggu atas jam karet O,,,O mau jujur ama mb… dulu banget O sempet kesel waktu kita ngerendos bawang(itu aja kesel O n sampe jadi pertanyaan di benak O ’ko bisa sih sampe mba ga suka bawang’—tapi akhir2nya O juga sadar dari omongan mb sendiri ‘kenapa O suka sambel?’..yah berarti kt mesti menghargai masing2- tapi sekarang gak kesel lagi ko…beneran)… maafin O yah…yang suka bikin pertanyaan di benak mb…”O tuh maksudnya apa sih?”, yang kadang suka bikin orang nebak-nebak maksud O apa, maafin O yang waktu dulu banget di jengsu O pernah ngebentak mba waktu mb becanda(pengaruh diri O sendiri yang gak bisa nahan amarah waktu itu)…maafin O atas prasangka2 n Gibah yang kadang O sadar or ga sadar melakukannya)…maafin yah mb…atas semuanya…

 

Dan suatu waktu kita akan dimintai pertanggungjawaban kita kepadaNya…kalo O punya hutang tagih aja atuh yah, kalo O nyakitin mb, jangan dipendem…O ga mau ada seseorang yang terluka tanpa O sadari…O ga ingin juga dituntut suatu hari kelak,mending di dunia ini mb ngomongnya…

 

Dan dalam kedekatan kita…ada yang lebih dekat lagi, yaitu kematian…kalo olint lebih dulu menghadapi itu…O hanya butuh doa dan ikhlasnya…karena O masih seseorang yang gelap mb…kita ga tau jatah usia kita, ajal kita udah ditentukan…saling mendoakan yah mb…semoga ketika meninggal kita dalam keadaan Khusnul Khotimah…amiin

 

Semoga jalan apa pun yang kita tempuh, gak menghalangi kita untuk saling mengisi..tentunya mengisi hidup sebagai bekal perjalanan kita menujuNya….

 

 

 

Terimakasi Ya Allah…^_^

Makasih Mba…(“”,)

 

Wasalam

dzihnifiruz

 

Doa Yang Tawar untuk Ibu

Saturday, September 16th, 2006

Jam kini menunjukkan 23:53 malam…tujuh menit menuju pergantian hari…Tak terasa semua berjalan begitu cepatnya, beberapa menit tersisa menjelang harimu…

Entah…aku harus berbuat apa…persiapkan doa kah? Atau sekedar membangunkan ibu untuk mengucapkan beberapa kalimat selamat ulang tahun…

Kufikir…apalah artinya ucapan…hanya sekedar formalitas kata…Namun hatiku berkata lain…”Di hadapanmu adalah ibumu…” dan ibu sedang tertidur lelap…

Aku sama sekali tak mempersiapkan apapun….tak ada kado ataupun sepotong kue sedikitpun….anak macam apa aku?!….Ibu tahu? Aku sedang memikirkan ibu….kemarin hanya mengingatkan padamu…”jangan lupa bu…2 hari lagi ibu ulang tahun…”…dan aku hanya sibuk akan kegiatan2ku…..

Dan Jam 00.00 pun tiba….

Ibu…bu….”dan ibuku terbangun … ah kenapa aku membangunkannya??…”Ada apa?” tanya ibu….namun….kenapa aku terdiam??! Mulutku kaku tak berkutik…dan aku hanya menjawab “Banyak nyamuk…tadi kamar belum disemprot yah?…”…dan ibuku melanjutkan pembicaraan untuk menyuruhku memasang anti nyamuk listrik saja…

Ya Allah….kenapa aku tak berkutik sedikit pun…bahkan ibu tak menyadari bahwa hari ini ulang tahunnya….mengapa begitu berat untuk mengucapkannya, mengapa aku mudah memberi ucapan kepada sahabat-sahabat karibku dibandingkan dengan ibuku sendiri…. Sungguh….aku tak berdaya!!…bibirku tak bisa diajak kompromi…dan hatiku saling berbicara tak karuan….aku berhadapan dengan seorang wanita yang telah melahirkanku dengan susah payah…

Dan ibu melanjutkan tidurnya….

Bu…aku hanya bisa berdoa…meskipun dosaku padamu begitu banyak….aku hanya mampu berdoa untuk ibu…Malam ini dan malam-malam selanjutnya…–Semoga ibu….”kulanjutkan doaku…doa yang tawar….dari seorang anak yang banyak menyusahkan dan merepotkanmu….

Dan esok pun tiba….

Hanya untuk mengucapkan selamat saja aku tak bisa??….kenapa??…diri ini begitu sulitnya…..entah aku tak tahu dari mana aku harus memulai…dan ibu sedang melanjutkan pekerjaannya sehari-hari….ibu tahu??…jika aku mengucapkan kalimat itu…aku takut menangis dihadapanmu…aku takut air mataku terlihat olehmu….aku takut mengingat semua yang kulakukan padamu….aku sering membantah ucapanmu, sering tak mendengar perkataanmu, aku sering membuat ibu mengkhawatirkanku ….

Dan pagi hari telepon pun berdering….kudengar dari kejauhan ternyata itu kakakku…dia ingin mengucapkan kalimat itu….dan ibuku tersenyum, dan kecerahan wajahnya menutupi rasa lelahnya…”sekarang tanggal berapa?? Ya Allah….ibu aja lupa kalo hari ini hari ulang tahun ibu…makasih yah…ibu cuman minta doa aja”…kudengar perkataan itu….

Aku pun merasa begitu naifnya, kutemui ibu dengan segenap kekuatanku…”Ibu aku ingin mengucapkannya dari tadi malam….Bu…aku takut menangis, jika ibu lihat aku menangis…aku takut ibu sedih…aku tak ingin ibu melihat air mataku…–”– …Dan aku hanya bisa mengeluarkan kalimat “Ya ampuun….ibu ulang tahun?Selamat yah bu….ibu mau hadiah apa? Aku belum bisa kasih hari ini bu…insya Allah kalo ada rejeki…” kucium tangan yang indah itu dan kedua pipinya…dan ibu hanya berkata dengan senyuman.”Ibu gak minta apa-apa dari kalian….ibu hanya ingin anak-anak ibu jadi anak yang sholeh dan sholehah….yang mendoakan ibu waktu ibu ada dan ketika ibu udah gak ada lagi di dunia…biar ibu selamat di dunia dan di akhirat…doain ibu selalu yah”….dan aku hanya tersenyum..”Iya..bu insya Allah…doa yang terbaik dan kehidupan yang berkah untuk ibu”….aku pun pergi ke kamar, dan air mataku berlinang….

Hanya doa dari anak-anak yang soleh dan sholeha yang ibu minta…bukan materi ataupun harta sedikitpun….dan aku hanya menangis…”Bu….doakan aku…agar aku menjadi anak yang sholeha ya….yang bisa berbakti disisa-sisa usiamu….”…dan air mataku tak terbendung lagi….tanpa ibu tahu…aku hanya mampu memberikan doa yang tawar untuk ibu di setengah abad perjalananmu….

Maafkan aku ibu….

Qs Maryam 19:33

Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali

“Walaupun seluruh harta beserta dunia aku persembahkan untuk ibu….itu semua tak mampu untuk membayar semua kasih sayang yang ibu berikan untukku”

Dari seorang anak yang selalu mengecewakanmu….

Wasalam

DzihniFiruz..

Malsya Si Kecil

Tuesday, September 5th, 2006

Ate
yin….BAA!!
”…ketika dia hendak mengeluarkan kepalanya dari
baju yang dipakaikan setelah mandi…maksudnya ingin
mengagetkanku…dan aku hanya berusaha kaget “Duuh…kaka…bikin
kaget aja
” dan dia tertawa dengan renyahnya…

Keponakanku
yang satu ini memang lucu dan bikin gemas…

Arcylla
Malsya Tiffanie…

Setiap
ku Tanya…”namanya siapa?”dia langsung menjawab“Kaka…”..

Cylla
paling senang dipanggil kaka…padahal tak ada seorang pun yang
mengajari dia untuk dipanggil “Kaka”

Ntah
kenapa sikecil ini membuat ayahku yang menjadi kakeknya selalu
menyayanginya, bahkan akupun kalah dekat dengan Cylla…

Tingkah
lakunya yang selalu menggemaskan…apalagi ketika ku berusaha untuk
mengajaknya tidur siang…dia yang bersemangat bercerita…bla…bla..bla
yang kadang kata-katanya sering ku tak mengerti…

Aku
bingung dan spontan “Kaka ngomong apa??…” dengan
perkataannya yang panjang dan bersemangat itu akhirnya ku potong
tanda tak mengerti…namun luchunya dia langsung menggerutu
“iiiih!!!” diiringi dengan bibir merahnya yang cemberut tanda
kesal…hehe…aku sih hanya ketawa aja…sempat suatu hari aku
pernah kebablasan tidur mendahului dia yang diajak tidur siang, dan
tiba-tiba dia menyubit pipiku dan seraya bilang “iiih!!…emmez!!
(–maksudnya Gemes)”..
langsung tiba2 aku dikagetkan dengan
cubitan sikecil yang gak kira-kira kerasnya…kaget sekaligus
ketawa…Cylla2…(yang gemes tuh tante olint ama Cylla)…

Mungkin
umur yang baru beranjak 2 tahun 3 bulan ini saatnya dimana sikecil
menyerap semua perkataan maupun tingkah laku dari sekitar…

Malam
ini tiba2 aku terinspirasi untuk menulis tentangnya…dan dia sedang
tidur di kamar sebelah…dengan posisi telungkup dan pipi yang chubby
dan bibir yang bikin gemes…

walaupun
lagi masa2nya hiperaktif…yang terkadang membuat orang2 yang
mengurusnya merasa kewalahan…namun kami sering terhibur dengan
ulahnya yang sangat konyol…

Pernah
suatu saat ketika Si kecil menatap cermin…dan Cylla langsung
tertawa terbahak2…”hahaha..cama (-maksudnya sama)” dia
menunjuk ke cermin bahwa ada sosoknya yang sama dengan
dirinya…–polosnya dirimu…

Banyak
sekali kejadian yang membuatku belajar dari si kecil…

Pengorbanan
seorang anak bila dibandingkan dengan pengorbanan seorang ibu tak
akan sanggup walaupun seluruh harta isi dunia ini kita berikan kepada
ibu…

Dari
Cylla…aku bisa merasakan…bahwa menjadi seorang ibu memang butuh
kesabaran, seorang ibu butuh keikhlasan, dan seorang ibu butuh
ketulusan untuk mengurus anaknya…walaupun sifat itu mungkin muncul
dengan sendirinya ketika kita kelak akan menjadi seorang
ibu…(–eit…bentar…Cylla itu bukan anakku, tapi gpp juga sih
dibilang gitu…) tapi ketika sang ibunya pergi kerja…dan Cylla
memang dititipkan di rumah bapak aki (panggilan sang kakek)…yah
dari sanalah Cylla memberiku pelajaran…

Kalo
sedang menangis, aku tak sungkan2 untuk bercerita apa saja untuk
mencari perhatiannya…”eh…kaka….tau ga..…ada cerita…ada
puteri raja…bla…bla…bla
”…yang kadang cerita itu tak
sama sekali dia gubris…dan lebih senang untuk menangis dan terus
menangis…dan akhirnya aku harus mengganti topik untuk mencari
perhatiannya…”kaka…mau liat bulan ga…ih diluar bulannya
bagus…bla..bla..bla
”…dan…alhamdulillah…akhirnya dia pun
mulai berhenti menangis dan tiba2 mengajakku berbicara seperti
normalnya “uwan intang…???”(-maksudnya bulan
bintang???)…dan akupun mengajak dia untuk melihat bulan di luar
rumah…dan cylla pun melupakan tangisannya…

Ketika
adzan tiba, Cylla pun bilang “Alloh…(–maksudnya menandakan
kalo tandanya mau sholat)
” dan cylla terkadang sangat semangat
ketika ku ajak untuk sholat…walaupun gerakkannya terkadang
membuatku menggeleng2 kepala sambil tersenyum….sebelum sholat dia
ingin dipakaikan mukena…dan akupun mengambil kerudung/jilbabku
untuk dipakaikan kepadanya…dan dia pun memulai kegiatan menurut
keinginannya…yaitu sholat….ketika berdiri langsung sujud sambil
kejeduk kepalanya ke lantai…tapi tak terasa sakit…setelah sujud
berdiri lagi, lalu ruku…dan begitulah yang dia kerjakan…walau aku
senang, cylla setidaknya mengikuti gerakan sholat walaupun belum
sempurna dalam gerakannya…

Setelah
kami sholat…dan dia pun diajarkan untuk berdoa…dan mengangkat
kedua tangan kita untuk berdoa…dan diapun sambil melirik2 ingin
mengikuti gerakan sambil dia menambahkan doanya..surat yang dibaca
untuknya adalah Al-fatihah, namun dia hanya menyuarakan dan mengikuti
bacaanya diakhir ayat….

Dibanding
aku, ayahku sangat akrab dengannya…karena terkadang ketika ayahku
pergi, beliau selalu mengajak cylla ikut, memberinya jajanan yang
memang anak kecil paling suka diberi jajan,,,dan malah ketika dalam
keadaan stuck n menangis setelah bangun pun tangisan cylla cepat reda
karena “bapa aki” nya…..yah sambil menangis,,,dia memanggil
kata “mamah”, kalau mamahnya sedang kerja alternative ke dua yah
kakeknya… “Bapaaaa akiii….hik…hik…hik…huaaaa…bapa
akiiii…
” dan ayahku pun beranjak untuk menenangkannya….emang
kalo sudah ampir tiap hari diajak bapa aki, itulah yang bikin cylla
dekat n akrab dengan ayahku…

Sedangkan
ibuku atau neneknya….paling senang mengajaknya keluar untuk
bersepeda dan menyuapkan makan pada sore hari…karena jujur, aku
paling susah keluar untuk mengajak cylla…soal urusan keluar rumah
dan bermain, yah mamahku yang paling senang mengajaknya…

Banyak
sekali kepolosan2 yang dia lakukan yang tak bisa kutulis satu
persatu…polos dan masih belum banyak dosa…tapi susah juga sih
ka…yang namanya dunia pasti nawarin yang bagus2 bikin
tergiur…makannya kaka mesti bisa jaga diri yah…terus berdoa sama
Allah minta diberi bimbingan….(eh olint teh!!…cylla kan baru umur 2 taun…dah diajak ngobrol seperti itu)…yah tapi luchunya cylla
dengan serius mendengarkan apa yang kukatakan…bahwa Allah itu Maha
besar,,,yang Menciptakan angin, yang Membuat Hujan…dan suatu saat
cylla pun terlelap tidur….walau aku mengira mungkin cylla tak
mengerti dengan apa yang aku ceritakan…

Cylla..moga2
Cylla jadi anak yang baik yah…anak yang sholeha….salam sayang
dari ate yin ^_^

ketika
para pendatang singgah kemari..kami berucap syukur atas
kedatangannya…’selamat datang’ orang baru…anda akan mengalami
berbagai macam rintangan…namun kami salut…Anda masih lebih dekat
denganNya…karena pada mulanya anda hanya sebuah kertas putih yang
kosong…maafkan kami atas semua pengisian yang telah mencemari
putihnya kertasmu”

 

Wasalam

dzihnifiruz